Gerai KFC Senopati Kembali Langgar Aturan

  • Whatsapp
Gerai KFC Senopati Kembali Langgar Aturan
Gerai KFC Senopati Kembali Langgar Aturan

Garisatu.com – Setelah mendapat laporan dari masyarakat melalui Twitter bahwa adanya keramaian di salah satu gerai restoran cepat saji di daerah Senopati, Camat Kebayoran Baru Tommy Fudihartono kemudian memutuskan datang kelokasi untuk memastikan. 

Gerai KFC Senopati Kembali Langgar Aturan

Kemudian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyegel restoran siap saji tersebut di kawasan Senopati, Jakarta Selatan. Restoran cepat saji itu dinilai telah melanggar ketentuan PSBB masa transisi soal kapasitas pengunjung yang makan di tempat atau dine in. Pasalnya, dalam aturan Pergub kapasitas dine in restoran selama PSBB adalah 50 persen. 

Bacaan Lainnya

Gerai KFC Senopati Kembali Langgar Aturan

Gerai KFC Senopati Kembali Langgar Aturan

“KFC baru buka. Kemarin siang, jelang Asar, rame. Protokol kesehatan nggak jalan. Cerita pemilik, hari itu hujan, baru buka, orang pada mau masuk. Katanya begitu,” ucap Camat Kebayoran Baru Tommy Fudihartono saat dihubungi, Sabtu (17/10/2020).

Karena tidak menaati aturan selama PSBB, Tommy dan Satpol PP Jakarta Selatan menyegel restoran tersebut. Dia meminta manajemen menutup restoran sementara selama 24 jam.

Gerai KFC Senopati Kembali Langgar Aturan

“Kita BAP, kita pasang stiker. Pertama kan disegel dulu, kalau melanggar, denda Rp 50 juta,” kata Tommy.

“24 jam berarti nanti malam jam 9. Semalam jam 9 (disegel), ya nanti malam tutup sampai jam 9,” katanya.

Menurut Tommy, jika pihak manajemen restoran kembali melakukan pelanggaran, maka sanksi akan meningkat. Sanksi maksimal menurut Pergub Nomor 101 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 adalah Rp 150 juta jika tiga kali mengulangi pelanggaran.

Gerai KFC Senopati Kembali Langgar Aturan

“Kalau dia langgar lagi, baru (denda) Rp 50 juta. Kalau langgar lagi, Rp 100 juta,” kata Tommy.

Sudah diperingatkan sebelumnya, namun tidak disangka restoran ini kembali melanggar aturan yang diberikan. Seharusnya restoran tersebut diijinkan membuka kembali gerainya pada malam hari usai waktu berlaku sanksi telah habis, namun pihak restoran malah membuka kembali gerai tersebut sebelum waktu yang diperbolehkan. 

Kabar kembali bukanya restoran tersebut dibenarkan oleh Camat Kebayoran Baru, Tommy Fudihartono. “Iya (siang masih tetap buka),” kata Tommy. 

Gerai KFC Senopati Kembali Langgar Aturan

Dia mengatakan, restoran tersebut melanggar PSBB transisi sehingga akan dilakukan penutupan kembali 1×24 jam. Seperti yang tertera dalam Pergub 101 tahun 2020 Pasal 12, Penutupan tempat usaha maksimal 1x24jam. 

Belum ada jawaban dari Tommy apakah ada sanksi progresif terhadap restoran tersebut. Namun, bila mengacu pada Pergub Nomor 101 Tahun 2020, restoran yang mengulangi pelanggaran PSBB akan dikenakan sanksi lebih berat.

Untuk pengulangan 1 kali pelanggaran, akan dikenakan sanksi Rp 50 juta seperti gang diatur dalam pasal 12 ayat (4). 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *