Gejala Menopause, Waspadai Menopause Dini!

  • Whatsapp
Gejala Menopause, Waspadai Menopause Dini!
Gejala Menopause, Waspadai Menopause Dini!

Garisatu.com – Menopause merupakan istilah untuk menyebutkan kondisi dimana siklus menstruasi berakhir secara alami. Kondisi ini biasanya terjadi pada wanita yang memasuki usia 45 hingga 55 tahun. Jika seorang wanita tidak mengalami menstruasi lagi selama minimal 12 bulan, maka ia dikatakan sudah menopause. Menopause dini pun tidak hanya menyebabkan seseorang berhenti menstruasi saja, namun juga banyak perubahan yang terjadi pada tubuh seperti penampilan fisik, kondisi psikologis, Hasrat seksual, hingga kesuburan. Seorang wanita yang sudah menopause dini tidak akan bisa hamil lagi. 

Perubahan seperti ini bisa terjadi tiba tiba atau bertahap, dan disebut sebagai gejala menopause dini. Masa terjadinya perubahan tersebut dinamakan masa perimenopause, yang dapat berlangsung selama beberapa tahun sebelum menopause dini, dan umumnya dimulai saat usia 40 tahun atau bisa juga lebih awal.

Bacaan Lainnya
Gejala Menopause, Waspadai Menopause Dini!

Menopause dini merupakan tahapan kehidupan perempuan yang terjadi hanya sekali, jadi sering kali gejalanya tidak disadari. Ciri-ciri menopause dini seperti semburan panas (hot flashes) yang tiba-tiba dan menstruasi yang tidak terduga hanyalah permulaan yang bisa terjadi bertahun-tahun sebelum Anda benar-benar berhenti berovulasi.

Gejala Menopause, Waspadai Menopause Dini!

Hot flash merupakan perasaan hangat yang datang tiba-tiba dan berlangsung intens di sekujur wajah, leher dan dada.

Gejala gejala dibawah ini bisa menjadi ciri ciri menopause dini, simak penjelasan dibawah ini:

1. Menstruasi jauh lebih ringan atau lebih berat 

Gejala Menopause, Waspadai Menopause Dini!

Ini merupakan salah satu tanda yang paling diperhatikan oleh kebanyakan wanita setiap 28 atau 30 hari. Menurut National Institutes of Health (NIH), menjelang menopause, waktu di antara haid bisa berubah ubah, volume perdarahan juga bisa berubah, dan lamanya haid bisa berubah, atau bahkan melewatkan haid.

2. Kulit tiba tiba menjadi panas dan kotor

Gejala Menopause, Waspadai Menopause Dini!

Kondisi ini disebut sebagai semburan panas (hot flashes). Ketika mengalami menopause, sebanyak 85% perempuan akan mengalami hot flashes. Tara Allmen, seorang ginekolog dan penulis Menopause Confidential mengatakan bahwa waktu rata rata seseorang mengalami hot flashes ialah tujuh tahun, tetapi beberapa juga dapat mengalaminya selama 20 tahun.

Hot flashes terjadi saat secara tiba-tiba merasakan gelombang panas dan mungkin terlihat bercak merah pada kulit. Anda mungkin akan merasakan keringat berlebih atau bahkan menggigil dingin, seperti saat terserang flu.

Penyebab pasti hot flash masih belum jelas diketahui, namun sebagian disebabkan oleh penurunan estrogen dan perubahan hormon lain yang terjadi selama menopause.

3. Berkeringat saat bangun tidur 

Gejala Menopause, Waspadai Menopause Dini!

Masih berkaitan dengan hot flash, hot flash tidak hanya bisa terjadi pada siang hari saja, namun bisa terjadi pada malam hari bahkan ektika kamu sedang tidur. Akibatnya, anda akan terbangun dengan keringat yang bercucuran. Kondisi hot flash juga akan membuat orang sulit tidur. 

4. Suasana hati berubah 

Gejala Menopause, Waspadai Menopause Dini!

Allmen mengatakan bahwa pasien yang ia tangani sering mengatakan bahwa mereka merasa gila dan tidak tahu apa yang salah dengan mereka. Perubahan suasana hati atau memburuknya kecemasan atau depresi yang ada bisa jadi gejala.

Faktanya, selama menopause, seorang wanita lebih mungkin untuk mengalami menopause sebanyak dua hingga empat kali. Perubahan mood ini mungkin terjadi karena perubahan hormone juga.

Namun, masalah yang cenderung dihadapi wanita di usia 40-an dan 50-an, seperti stres karena kesehatan yang memburuk atau anak-anak yang sudah tidak tinggal serumah, juga dapat berperan.

Gejala Menopause, Waspadai Menopause Dini!

5. Sulit focus 

Gejala Menopause, Waspadai Menopause Dini!

Allmen menyebutkan kondisi sulit focus ini sebagai kabut meno. dimana merupakan kondisisaat anda tidak bisa berkonsentrasi dan kesulitan untuk mengingat kata kata.

Para peneliti mengatakan bahwa kadar estrogen yang lebih rendah (yang terjadi saat menopause) bisa berdampak pada hipokampus yang merupakan bagian dari otak yang digunakan saat membentuk ingatan. Semakin rendah tingkat estrogen maka semakin sulit untuk mengingat sesuatu.

6. Infeksi saluran kemih 

Gejala Menopause, Waspadai Menopause Dini!

Saat ovarium berhenti memproduksi estrogen, Anda bisa mengalami kekeringan pada vagina, kehilangan elastisitas, dan ketidaknyamanan atau nyeri saat berhubungan menurut penelitian, sekitar 60 persen wanita mengalami kekeringan vagina selama menopause.

Hal ini juga dapat menyebabkan peningkatan risiko infeksi vagina dan kandung kemih serta inkontinensia, menurut NIH.

Itu lah ciri ciri dna gejala menopause yang seringkali tidak disadari. Namun jika kamu merasakan salah satu gejala atau gejala lain, ada baiknya untuk memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *