Apa Itu Fenomena La Nina, Apa Penyebabnya?

  • Whatsapp
Apa Itu Fenomena La Nina, Apa Penyebabnya?
Apa Itu Fenomena La Nina, Apa Penyebabnya?

Garisatu.comLa Nina adalah fenomena turunnya suhu permukaan air laut di Samudera Pasifik dan suhunya lebih rendah dibanding kawasan sekitarnya.

Apa Itu Fenomena La Nina, Apa Penyebabnya ?

Terjadinya La Nina menyebabkan dampak yaitu wilayah Indonesia akan mengalami intensitas hujan lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya.

Bacaan Lainnya

Apa Penyebabnya Fenomena La Nina?

Apabila terjadi fenomena la nina, maka wilayah pasifik ekuatorial barat seperti Indonesia, Malaysia dan Australia bagian utara akan berpeluang mengalami curah hujan yang tinggi. Kondisi tersebut diserta cuaca yang lebih hangat dan lembab.

BMKG melaporkan, hingga akhir September 2020, pemantauan terhadap anomali iklim global di Samudera Pasifik Ekuator menunjukkan bahwa anomali iklim La Nina sedang berkembang.

Apa Itu Fenomena La Nina, Apa Penyebabnya ?

Anomali La Nina seiring dimulainya musim hujan pada bulan Oktober ini berpotensi menjadi pemicu bencana, seperti banjir, dan tanah longsor, seperti yang diingatkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). 

“BMKG dan pusat layanan iklim lainnya seperti NOAA (Amerika Serikat), BoM (Australia), JMA (Jepang) memperkirakan La Nina dapat berkembang terus hingga mencapai intensitas La Nina Moderate pada akhir tahun 2020,” ujar Deputi Bidang Klimatologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Herizal.

Apa Itu Fenomena La Nina, Apa Penyebabnya ?

“Diperkirakan akan mulai meluruh pada Januari-Februari dan berakhir di sekitar Maret-April 2021,” tambahnya.

Namun, dampak La Nina tidak seragam di seluruh Indonesia.

Pada bulan Oktober-November, terang Herizal, peningkatan curah hujan bulanan akibat La Nina dapat terjadi hampir di seluruh wilayah Indonesia kecuali Sumatera.

Apa Itu Fenomena La Nina, Apa Penyebabnya ?

“Selanjutnya pada Bulan Desember hingga Februari 2021, peningkatan curah hujan akibat La Nina dapat terjadi di Kalimantan bagian timur, Sulawesi, Maluku-Maluku Utara dan Papua,” jelasnya.

Di bulan Oktober ini, lanjutnya, beberapa zona musim di wilayah Indonesia di perkirakan akan memasuki musim hujan, di antaranya:

Pesisir timur Aceh, sebagian Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Pulau Bangka, Lampung, Banten, sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah dan sebagian kecil Jawa Timur.

Apa Itu Fenomena La Nina, Apa Penyebabnya ?

Kemudian, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Utara, sebagian kecil Sulawesi, Maluku Utara dan sebagian kecil Nusa Tenggara Barat.

Herizal jugq mengimbau warga agar mengantiaipasi fenomena la nina ini, karena dikhawatirkan akan berpotensi menjadi pemicu terjadinya bencana hidro-meteorologis seperti banjir dan tanah longsor.

Apa Itu Fenomena La Nina, Apa Penyebabnya ?

“Masyarakat dihimbau agar terus memperbaharui perkembangan informasi dari BMKG dengan memanfaatkan kanal media sosial infoBMKG, atau langsung menghubungi kantor BMKG terdekat,” ujar Herizal

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *