Efek Corona: OJK Beri Keringanan Untuk Debitur

  • Whatsapp
Efek Corona: OJK Beri Keringanan Untuk Debitur

Garisatu.com – Untuk para debitur yang kena imbas keuangan akibat virus corona COVID-19 kali ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan keringanan untuk restrukturisasi kredit.

Tidak hanya itu, nasabah perusahaan pembiayaan (multifinance) atau leasing yang terpengaruh pun dapat dilonggarkan cicilannya sampai 1 tahun ke depan.

Ekonom Mirza Adityaswara menjelaskan bahwa berhubung dengan POJK Nomor 11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional Sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease, debitur dibebaskan untuk menunda bayaran cicilan utang selama 1 tahun itu harus diluruskan.

Bacaan Lainnya

POJK yang dirilis itu mulai berlaku sejak 13 Maret 2020 sampai 31 Maret 2021.

“Perlu diketahui, bank dan lembaga pembiayaan hanyalah lembaga intermediary (lembaga perantara). Harus dipahami oleh masyarakat bahwa kredit perbankan dan kredit lembaga pembiayaan adalah seperti darah di tubuh kita,” jelas Mirza kepada CNBC Indonesia, Jumat (27/3/2020).

“Artinya tanpa aliran kredit, maka perekonomian akan berhenti,” lanjut dia.

Mirza pun mengingtkan bahwa sumber dana bagi bank dan lembaga pembiayaan untuk memberikan kredit kembali berasal dari dana masyarakat, yakni dari masyarakat yang punya tabungan dan deposit di perbankan.

“Artinya, jika semua debitur tidak mau membayar cicilan (padahal sebagian besar mampu bayar) maka yang akan terjadi justru kerugian besar di sektor perbankan dan lembaga pembiayaan karena harus tetap membayar bunga kepada penabung (deposan ) tapi bank tidak menerima pendapatan dari debitur,” tegas Mirza.

“[Rp 2.500 triliun] adalah suatu jumlah yang pasti akan membangkrutkan ekonomi Indonesia,” tambah dia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *