DPRD Minta Pemprov DKI Tindak Tegas Atasi Kerumunan

  • Whatsapp
DPRD Minta Pemprov DKI Tindak Tegas Atasi Kerumunan
DPRD Minta Pemprov DKI Tindak Tegas Atasi Kerumunan

Garisatu.com – Anggota DPRD DKI Fraksi PSI Anggara Wicaksana menilai Pemprov DKI harus tegas menegakkan aturan selama PSBB transisi ini.

Mengingat adanya sejumlah kerumunan yang terus terjadi akibat kepulangan Imam Besar Habib Rizieq Shihab sejak 10 November kemarin. 

Bacaan Lainnya

DPRD Minta Pemprov DKI Tindak Tegas Atasi Kerumunan

Kepulangannya memang dinanti nanti dan disambut oleh masyrakat. Teelampau banyaknya masyarakat yang ingin bertemu dan menyambut Habib, mengakibatkan secara tidak langsung terjadi kerumunan di beberapa tempat.

Seperti saat penyambutan Habib pulang dari Saudi Arabia, ribuan massa memadati arah jalan tol menuju Bandara Soetta dan bahkan memadati terminal 3 Bandara Soetta. Dilaporkan bahkan beberapa fasilitas umum di terminal 3 pun ikut rusak akibat keramaian. 

DPRD Minta Pemprov DKI Tindak Tegas Atasi Kerumunan

DPRD Minta Pemprov DKI Tindak Tegas Atasi Kerumunan

Tidak hanya di bandara, berlanjut di Markas FPI yang terletak di Petamburan, banyak masyrakat yang juga menunggu kedatangan Habib disana. Kerumunan terus terjadi, padahal wilayah DKI Jakarta masih berada dalam masa PSBB Transisi dimana kerumunan masih dilarang. 

DPRD Minta Pemprov DKI Tindak Tegas Atasi Kerumunan

“Kalau memang Pemprov dan Gubernur betul-betul mau melindungi dan menjaga kesehatan warga DKI dari COVID-19, harus punya keberanian dan ketegasan dalam menegakkan aturan. Jangan tebang pilih,” ujar Anggara di Jakarta, Jumat (13/11).

DPRD Anggara meminta supaya Pemprov DKI dapat dengan tegas mengambil tindakan terkait kerumunan yang terjadi. 

DPRD Minta Pemprov DKI Tindak Tegas Atasi Kerumunan

“Kalau acara yang mengundang kerumunan dan berpotensi menyebabkan penularan yang masif harus berani untuk mengambil tindakan untuk kepentingan bersama. Jangan seolah diam karena mungkin punya kepentingan lain dan abai terhadap kepentingan yang lebih besar,” tuturnya.

Sedangkan untuk kerumunan yang terlanur terjadi, Anggara meminta Pemprov melalui jajaran Dinas Kesehatan melakukan langkah inisiatif misalnya melalui tracing kontak yang masif.

“Untuk kepentingan bersama, untuk kesehatan kita semua. Harus nya ada langkah penanganan yang jelas. Kita tunggu aja inisiatif penanganan seperti apa yang akan di lakukan oleh Dinkes dan jajaran Pemprov yang lain,” tegasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *