[Dota 2] Kisah Queen of Pain dan Eminence of Ristul!

  • Whatsapp
Dota 2 Kisah Queen of Pain dan Eminence of Ristul

Garisatu.com – Langganan para midlaner, Queen of Pain, Hero Intelligence Dota 2 ini mendapatkan Arcana di Battle Pass tahun ini.

Bernama Eminence of Ristul, ternyata ada cerita menarik oleh Arcana ini. Selain menceritakan background kehidupan Akasha, cukup banyak interaksi menarik yang diceritakan Arcana ini.

Dalam biografi Akasha, Ia dikenal sebagai Succubus, yaitu iblis perempuan. Dia mendapatkan gelar Queen karena seorang raja bernama Ecclesiast dari Kerajaan Elze memberkatinya sebagai ratu.

Ecclesiast adalah seorang raja yang memiliki keinginan akan rasa sakit. Dia sendiri yang menyuruh penyihir di kerajaannya untuk memanggil Succubus.

Selain Ecclesiast, Ostarion alias Wraith King juga tertarik akan Akasha. Di dalam game, Wraith King seakan-akan bilang bahwa dirinya ingin “disiksa” oleh Queen of Pain jika masih mempunyai badan yang penuh.

Ada satu cerita menarik akan Arcana Queen of Pain yaitu Narrow Maze yang adalah tempat sebagai dimana Akasha berkuasa.  

Nah, narrow maze merupakan suatu tempat dimana jiwa yang sudah meninggal mendarat sebelum masuk ke dimensi Astral.

Sebelumnya, hanya dua Hero yang diberitahukan hidup di tempat itu, yaitu Razor dan Visage.

Di dalam komik, diberitahukan bahwa Queen of Pain merasa bosan akan penyiksaan yang terjadi di dalam labirin.

Mungkin saja, para iblis seperti Razor dan Visage adalah penjaga mengerikan yang bertugas di tempat ini.

Ada komik di web https://www.dota2.com/eminenceofristul yang di ceritakan bahwa Ristul adalah nama pengadilan yang dipimpin oleh iblis yang kuat.

Tetapi masih tidak jelas apa yang di lakukan mereka, tapi yang kita bisa ketahui bahwa salah satunya adalah kakak dari Akasha bernama B’kor.

Selain B’Kor, anggota Court of Ristul ada Vrogros (Underlord) dan Nevermore (Shadow Fiend).

Dari kedua Hero Dota 2 ini, kelihatannya Court of Ristul punya tanggung jawab untuk mimpin pasukan dan berperang dengan  dimensi lainnya.

Seolah-olah tersingkir karena kehebatan kakaknya, Akasha pun tidak masuk dalam iblis-iblis ini.

Dengan begitu Akasha pun cari jalan sendiri untuk memerpkuat dirinya karena dia ingin membuktikan kehebatannya.

Dia pergilah ke Knogh, pangeran yang diasingkan di dimensi Foulfell dan budak seroang penyihir, bernama Vanessa.

Knogh pun setuju untuk kasih Akasha kekuatan dengan syarat untuk dirinya menjaga wilayah kekuasaan klan iblis Knogh dan memberinya rumah ketika sang iblis menyelesaikan kontrak dengan Vanessa.

Knogh pun menanggalkan gelarnya sebagai pangeran dari dimensi iblis sehingga kini, Akasha menjadi ratu di dua dunia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *