Dibunuh Jika Tidak Ikut Demo, Siswa SMP Diancam

  • Whatsapp
Dibunuh Jika Tidak Ikut Demo, Siswa SMP Diancam
Dibunuh Jika Tidak Ikut Demo, Siswa SMP Diancam

Garisatu.com – Setelah kasus seorang dosen berjanji akan memberikan nilai A bagi mahasiswa yang ikut berdemo, kini hadir pengakuan dari seorang siswa SMP asal Serang, Banten. 

Dibunuh Jika Tidak Ikut Demo, Siswa SMP Diancam

Siswa yang berinisial H ini mengaku bahwa diajak oleh temannya untuk ikut berdemo, padahal dirinya juga tidak tahu diriny ikut berdemo soal apa. H mengaku saat itu bersama rekannya segera berangkat ke Kantor Gubernur Banten. H pun tertangkap oleh polisi saat demo berlangsung ricuh. Sedangkan dirinya kesulitan untuk menghubungi orangtuanya yang bekerja di Arab Saudi. 

Bacaan Lainnya

Diancam Dibunuh

Dibunuh Jika Tidak Ikut Demo, Siswa SMP Diancam

“Tadi pagi ada teman ke rumah menjemput, dia ngajak demo. Kalau enggak ikut, katanya diincar, digebukin, mau dibunuh,” kata H di Mapolda Banten, Kamis (8/10/2020).

Kepala Bidang Humas Polda Banten Kombes Edy Sumardi mengatakan lebih kurang ada 75 pelajar SMP, SMK, SMA dan anak putus sekolah yang diamankan dan sebagian besar mengaku hanya ikut ikutan berdemo dan ada yang diancam dibunuh. 

Dibunuh Jika Tidak Ikut Demo, Siswa SMP Diancam

“Sebagian ada diajak oleh temannya, sebagain ajakan dari medsos yang mereka sendiri enggak tahu tujuan unjuk rasanya apa, mau ke mana, diajak ikut saja,” kata Edy.

Edy menyayangkan di saat pandemi Covid-19 dan sekolah sedang menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh atau daring, para pelajar ini justru ikut-ikutan demo.

Dibunuh Jika Tidak Ikut Demo, Siswa SMP Diancam

“Ini adalah tanggung jawab moril kita bersama sebagai anak bangsa untuk ikut mengimbau, mencegah. Para orangtua juga punya peran penting untuk ikut mengedukasi anaknya,” ujar Edy.

Aksi penolakan UU Cipta Kerja di Banten memang berlangsung ricuh. Polda Banten bahkan telah menetapkan 14 orang sebagai tersangka. Para tersangka itu diamankan saat aksi di depan Kampus UIN Sultan Maulana Hasanudin, Serang, Banten.

Dibunuh Jika Tidak Ikut Demo, Siswa SMP Diancam

Para tersangka itu adalah yakni RR (16), OA (22), MN (20), MZ (21) dan DR (19).

Kemudian, MF (17), MIM (16), MM (17), NA (25) dan RN (20). Berikutnya, FS (18), BM (18), AK (20), dan FF (21).

Edy menjelaskan, penetapan tersangka setelah hasil penyelidikan, pemeriksan saksi dan adanya alat bukti terkait kerusuhan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *