Cara Ternak Ikan Cupang Yang Baik dan Aman

  • Whatsapp
Cara Ternak Ikan Cupang Yang Baik dan Aman
Cara Ternak Ikan Cupang Yang Baik dan Aman

Garisatu.com – Kegiatan ternak Ikan cupang termasuk salah satu jenis ikan yang sedang diminati oleh masyarakat ditengah tengah pandemic. Selain masyarakat, bahkan beberapa artis pun dikabarkan tengah ternak ikan cupang seperti Gisella Anastasia, Ashanty, dan Nadine Chandrawinata. Masyarakat diduga mencari hiburan di tengah jenuhnya pandemic, salah satunya dengan ternak ikan cupang.

Ikan cupang merupakan ikan air tawar yang berhabitat asli di Asia Tenggara, seperti Indonesia, Thailand, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, dan Vietnam.

Bacaan Lainnya

Ikan ini memang terkenal dengan bentuk dan karakter yang unik. Ikan ini pun cenderung agresif dalam mempertahankan wilayahnya. 

Cara Ternak Ikan Cupang Yang Baik dan Aman

Ikan cupang asli di wilayah Indonesia salah satunya adalah jenis Betta channoides yang ditemukan di Pampang, Kalimantan Timur. Ikan cupang biasanya hidup berkelompok dengan habitat rawa rawa, telaga, danau, dan sungai dengan perairan arus yang tenang jika pada alam bebas. 

Ikan cupang di alam liar akan memangsa jentik jentik nyamuk, anak ikan ataupun cacing berukuruan kecil. 

Ikan cupang pada umumnya dibagi menjadi tiga golongan yakni cupang hias, cupang aduan, dan cupang liar. Ikan cupang hias sendiri terbagi lagi menjadi beberapa jenis yakni halfmoon, crowntail, double tail, plakat halfmoon, dan giant. Ikan cupang yang memiliki kualitas baik umumnya memiliki sirip dan ekor yang berwarna terang. 

Cara Ternak Ikan Cupang Yang Baik dan Aman

Adapun sirip pada ikan umumnya terbuka secara sempurna, tidak ada jarak antara sirip bawha dna ekor (caudal) ataupun antara sirip sirip (dorsal) punggung. Sirip siripnya juga biasanya merapat secara sempurna saat ikan memekarkan sirip sirip mereka. 

Keistimewaan ikan ini ialah selain penampilannya yang tergolong cantik dan warna warni, daya tahan tubuh ikan ini sangat kuat. Ikan cupang bahkan mampu hidup pada air yang memiliki kadar oksigen yang sangat minim. Hal tersebut dikarenakan didalam tubuh ikan cupang mirip dengan rongga labirin yang bentuknya hampir sama pada paru paru manusia. 

Cara Ternak Ikan Cupang Yang Baik dan Aman

Kepala Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Bandung Dedy Arief Hendriyanto juga mengatakan bahwa keberadaan ikan cupang kini sudah banyak, ada cupang alami dan ada juga cupang hasil kawin silang sehingga hasilnya bervariasi dan itu menjadi letak keunikan dari ikan cupang. 

Cara Ternak Ikan Cupang Yang Baik dan Aman

Selain itu ternak ikan cupang sangat mudah untuk dipelihara, kemampuannya bertahan hgidup didalam air yang memiliki kadar oksigen rendah membuat ikan ini bahkan bisa dipelihara didalam toples saja. Harga pakan untuk ternak ikan cupang ini juga tergolong sangat terjangkau, yakni berkisar sekitar Rp 30 ribu untuk satu bulan, tergantung kebutuhan. 

Cara Ternak Ikan Cupang Yang Baik dan Aman

Jika kamu ingin menternak ikan cupang, kamu bisa jadikan ini sebagai usaha rumahan untuk menambah pendapatan. Berikut ini akan kita jelaskan cara cara menternak ikan cupang. 

1. Pilih indukan ikan cupang 

Karena terdiri dari beragam jenis, sebelum mengkembangbiakkan ikan cupang, kamu harus mengetahui bahwa indukan jantan dan betina sudah memasuki fase matang atau siap untuk dikawinkan. Indukan ikan cupang jantan bisa mulai di budidayakan pada usia 4-8 bulan, sedangkan indukan cupang betina pada usia 3-4 bulan. 

2. Siapkan tempat pemijahan dengan air yang bersih 

Gunakan air sungai yang jernih untuk pemijahan antara ikan cupang jantan dan betina. Kamu bisa mendiamkan air dalam tempat tersebut selama satu malam sebelum memindahkan ikan. 

3. Tanaman air sebagai tempat berlindung anak ikan 

Masukkan juga tanaman air kedalam tempat pemijahan sebagai tempat berlindung anak anak ikan. 

4. Masukkan ikan cupang jantan yang telah siap dikawinkan 

Ikan cupang jantan akan membuat gelembung gelembung udara yang digunakan untuk menyimpan telur yang sudah dibuahi. Proses tersebut membutuhkan waktu selama satu hari. 

5. Masukkan ikan cupang betina 

Jika gelembung udara sudah siap, maka kamu bisa memasukkan ikan cupang betina. Pemijahan ikan cupang biasanya terjadi mulai pukul 7-10 pagi atau pukul 4-6 sore. Ikan cupang tergolong ikan yang cukup sensitive maka biarkan ikan berad di tempat yang tenang supaya tidak terganggu. 

6. Angkat ikan cupang betina 

Telur telur ikan cupang akan dijaga oleh ikan cupang jantan, telur telur tersebut akan dipindahkan kedalam gelembung oleh ikan cupang jantan. Jika tidka memindahkan ikan cupang betina, maka ikan cupang betina akan memakan telur telurnya. 

7. Berikan kutu air saat telur menetas 

Telur akan menetas setelah 3 hari dan mereka tidak perlu diberi makan. Berilah kutu air atau moina dan daphnia dengan jumlah yang sedikit supaya tidak terlalu banyak dan mengotori air didalam wadah. 

8. Ambil ikan cupang jantan 

Setelah 2 minggu sejak telur menetas, angkat ikan cupang jantannya. Kemudian pindahkan anak ikan ketempat yang lebih luas dan berikan kutu air atau larva nyamuk. 

9. Pilah ikan berdasarkan jenis kelaminnya 

Setelah 1,5 bulan, pisahkan ikan ikan tersebut sesuai dengan jenis kelaminnya. 

Itu dia penjelasan seputar ikan cupang beserta cara ternaknya. Selamat mencoba!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *