4 Cara Mengemudi Mobil Transmisi Automatic Yang Benar

  • Whatsapp
4 Cara Mengemudi Mobil Transmisi Automatic Yang Benar

Garisatu.com – Keahlian nyetir mobil memang bisa dikatakan cukup mudah tapi tidak boleh dianggap sepele. Tetapi sangat penting bagi kita untuk tahu cara mengendarai mobil transmisi automatic yang benar dan aman.

Cara mengemudi mobil matic tidak sesulit mengendarai mobil manual. Karena anda tidak perlu pusing atau konsen dengan pengaturan gigi mobil

Bacaan Lainnya

Berikut tips cara pakai transmisi otomatis yang benar dari pakar transmisi matik.

Menggunakan Transmisi Automatic Yang Benar

Pindah Gigi dari atau ke Posisi P, R, N, dan D

Untuk pindah dari atau ke posisi P (Park/Parkir) ke R (Reverse/Mundur), ke N (Netral), dan ke D (Drive/Jalan) selalu injak pedal rem dan menekan tombol pengunci transmisi otomatis (bila ada atau dilengkapi).

Begitu tuas sudah di posisi P, R, N, dan D, baru angkat jari dari tombol pengunci dan lepas injakan kaki di pedal rem.

Saat Macet atau Berhenti di Traffic Light

4 Cara Mengemudi Mobil Transmisi Automatic Yang Benar

Saat mobil terjebak macet atau menunggu di traffic light (lampu pengatur lalu lintas) juga ada caranya.

Jika mobil hanya berhenti sebentar, sekitar 10-20 detik, maka Anda tidak perlu menggeser tuas dari posisi D ke N. Anda cukup menginjak pedal rem saja.

Namun, jika mobil berhenti di jalan dalam waktu lama, Anda bisa pindahkan tuas ke posisi N.

Jangan lupa tarik tuas rem parkir (rem tangan) untuk mencegah mobil bergerak sendiri akibat permukaan jalan yang miring.

Melakukan Manuver Menyalip

Jika Anda memerlukan tenaga untuk berakselerasi seperti menyalip kendaraan, Anda bisa kick down (menekan habis) pedal gas.

Atau ubah posisi gigi transmisi automatic hingga putaran mesin berada di titik torsi dan tenaga optimal dengan cara menurunkan gigi lebih rendah (D3), overdrive off (OD/OFF), dan memanfaatkan mode manual.

Melewati Tanjakan atau Turunan

4 Cara Mengemudi Mobil Transmisi Automatic Yang Benar

Ketika melewati tanjakan, baru Anda bisa gunakan gigi yang lebih rendah misalkan L atau 1 dan 2.

Catatan penting, pastikan perpindahan ke gigi rendah tidak dalam kecepatan tinggi karena bisa menyebabkan transmisi automatic menjadi over rev (putaran mesin terlalu tinggi) yang memperpendek umur mesin dan komponen di dalam girboks.

Sama halnya dengan jalanan menurun, untuk memberikan efek engine brake Anda bisa gunakan gigi yang rendah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *