Cabai Merah Dan Cabai Keriting, Simak 6 Perbedaanya

  • Whatsapp
Cabai Merah Dan Cabai Keriting, Simak 6 Perbedaanya
Cabai Merah Dan Cabai Keriting, Simak 6 Perbedaanya

Garisatu.com – Sebagai masyarakat berdarah Indonesia, tentu saja tidak lengkap jika hidangan di meja makan tidak tersedia cabai merah atau sambal. Masakan Indonesia memang terkenal kaya akan rempah dan juga ciri khas rasa pedasnya. Sambal khas Indonesia berbagai macam mulai dari sambal bawang, sambal korek, sambal hijau, hingga sambal terasi.

Bagi penggemar sambal, tidak heran jika menyetok  cabai didapur, karena sebagai bahan masakan, juga termasuk bahan dalam membuat sambal.

Bacaan Lainnya

Cabai merah yang diolah menjadi sambal akan membuatmu semakin bernafsu makan sambil menyantap lalapan dan juga makanan pendamping lainnya.

Akan tetapi di pasaran kamu bisa menjumpai beragam jenis cabai, dan pembuatan sambal tidak selalu menggunakan cabai yang sama.

Untuk itu, mari simak perbedaan diantara cabai dibawah ini.

1.         Cabai besar

Cabai Merah Dan Cabai Keriting, Simak 6 Perbedaanya

Cabai merah besar ini biasanya disebut juga sebagai cabai merah, memiliki ukuran yang besar, juga dijadikan sebagai bahan membuat sambal.

Bentuk cabai ini pun berbagai macam, mulai dari yang runcing mengerucut dan ada pula yang membulat.

Cabai ini memiliki kulit yang tebal dan memiliki rasa yang tidak sepedas cabai rawit.

Cabai ini juga kerap disebut sebagai cabai Bali karena sering digunakan dalam hidangan masakan Bali. Dalam buku-buku masakan barat, cabai rawit dan cabai merah dimasukkan ke dalam kelompok cabai pedas (hot chilli pepper).

2.         Cabai rawit

Cabai Merah Dan Cabai Keriting, Simak 6 Perbedaanya

Jika tadi ialah cabai besar, maka disini ada cabai kecil yang dinamakan cabai rawit.

Cabai jenis ini merupakan jenis cabai yang sering digunakan sebagai sambal.

Cabai ini juga umum dimakan begitu saja dengan pendamping seperti gorengan.

Awalnya cabai ini berwarna hijau namun jika cabai sudah matang akan berubah menjadi warna merah.

Cabai rawit yang sering kita konsumsi ialah cabai rawit ceplik yang memiliki bentuk montok dan memiliki ujung tumpul.

Ada pula jenis cabai rawit paling pedas yang disebut jemprit, dengan bentuk yang kecil pendek, berujung runcing, berwarna hijau gelap, lalu lama kelamaan berubah menjadi merah.

Masyarakat di tanah Sunda menyebutnya sebagai cengek. Kalau tidak hati-hati saat memakannya, cabe jenis ini bisa membuat tersedak, batuk-batuk, bersin, atau cegukan.

3.         Cabai keriting

Cabai Merah Dan Cabai Keriting, Simak 6 Perbedaanya

Cabai keriting ini juga sering diolah sebagai sambal. Jenis cabai ini juga kerap disebut sebagai cabai padang karena sering digunakan dalam masakan padang.

Sambal yang menggunakan cabai keriting akan jauh lebih pedas dibandingkan dengan cabai merah, sebab ukurannya lebih kecil dan kadar airnya lebih sedikit.

Maka dari itu komponen bumbu penyebab makanan disarankan untuk lebih banyak, agar rasa pedas dari cabai keriting tidak begitu mendominasi makanan.

Cabai Merah Dan Cabai Keriting, Simak 6 Perbedaanya

4.         Cabai paprika

Cabai Merah Dan Cabai Keriting, Simak 6 Perbedaanya

Tidak seperti di Indonesia, masyarakat Barat akan lebih menyukai cabai paprika sebagai penambah cita rasa pedas.

Cabai paprika juga termasuk kedalam golongan cabai manis atau disebut sebagai sweet chili pepper, karena rasanya tidak terlalu pedas dan cenderung manis.

Cabai ini bisa saja digunakan sebagai sambal di Indonesia, hanya saja sambal tidak terasa sepedas sambal yang menggunakan cabai rawit, cabai merah, atau cabai keriting.

Terdapat dua jenis paprika manis yang berbentuk besar dan paprika pedas yang bentuknya lebih kecil.

Seperti cabai rawit, cabai paprika pada fase awalnya akan tumbuh berwarna hijau, dan seiring berjalannya waktu akan berubah menjadi merah, lalu jingga yang menandakan cabai sudah matang.

5.         Cabai putih

Cabai Merah Dan Cabai Keriting, Simak 6 Perbedaanya

Cabai putih memiliki bentuk yang mirip dengan cabai jemprit, tetapi warnanya kuning pucat.

Cabai yang awalnya memiliki warna kuning pucat ini akan berubah menjadi merah muda hingga jingga setelah tua.

Rasanya terbilang pedas, tetapi tidak sepedas jenis cabai lainnya. Cabai putih ada yang berukuran besar.

Dikenal juga sebagai cabai manado karena banyak digunakan dalam masakan Manado seperti tinorangsak.

6.         Cabai bubuk

Cabai Merah Dan Cabai Keriting, Simak 6 Perbedaanya

Cabai bubuk merupakan cabai yang telah diolah sehingga berbentuk serpihan bubuk yang menyerupai lada putih.

Cabai bubuk terbilang praktis dan sudah banyak dijual. Cabai bubuk pedasnya lebih nyegrak dalam Bahasa Jawa alias lebih menyengat.

Cabai bubuk tidak lebih segar jika dibandingkan dengan cabai lainnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *