Burung Kasuari Yang Paling Berbahaya Di Dunia, Ada Di Indonesia!

  • Whatsapp
Burung Kasuari Yang Paling Berbahaya Di Dunia, Ada Di Indonesia!
Burung Kasuari Yang Paling Berbahaya Di Dunia, Ada Di Indonesia!

Garisatu.com – Burung Kasuari merupakan burung yang berukuruan sangat besar dan tidak dapat terbang. Burung ini tidak hanya berukuran raksasa, namun juga di cap sebagai burung paling berbahaya dengan cakar tajam dan tendangannya yang kuat. Burung kasuari memiliki tiga spesies antara lain kasuari gelambir gand atau kasuari selatan, kasuari gelambir tunggal atau kasuari utara, dan kasuari kerdil. Yang termasuk hewan endemic Indonesia ialah kasuari kerdil, dan dapat ditenukan di hutan hutan papua. 

Burung Kasuari Yang Paling Berbahaya Di Dunia, Ada Di Indonesia!

Kasuari selatan termasuk burung yang paling tinggi ketiga dan paling berat kedua didunia setelah burung unta dan emu. Kasuari selatan bisa memiliki tinggi antara 150-180 cm. sedangkan berat kasuari betina rata rata 58,5kg dan pejantan 29-34 kg.

Bacaan Lainnya

Beberapa kasuari selatan betina bahkan bisa memiliki tinggi mencapai dua meter. Sementara kasuari kerdil, adalah spesies kasuari paling kecil dengan tinggi antara 90-150cm dengan berat 17,6-26kg. 

burung besar yang tidak bisa terbang ini mendapat julukan sebagai “burung paling berbahaya di dunia”. Karena, burung eksotis ini mampu melukai atau membunuh manusia dan hewan seperti anjing dalam sekejap dengan cakarnya yang mematikan.

Bahkan, Kasuari terdaftar sebagai hewan Kelas II (bersama dengan aligator dan kucing liar) di Florida, Amerika Serikat, karena risiko bahaya yang ditimbulkannya, yang berarti siapa pun yang ingin memeliharanya harus melewati banyak tes dan mendapatkan izin khusus dari otoritas setempat.

Tahun lalu, seorang pria berusia 75 tahun yang diserang oleh setidaknya satu burung yang dia pelihara di propertinya di Florida dan kemudian meninggal karena luka-lukanya di rumah sakit.

Burung Kasuari Yang Paling Berbahaya Di Dunia, Ada Di Indonesia!

Kasuari termasuk golongan ratites yakni burung yang memiliki tulang dada datar dan tidak dapat terbang. Keberadaan burung ini masih menjadi incaran para pemburu untuk dimanfaatkan daging, bulu, tulang, kuku, gemuk (lemak) dan juga telurnya.

Dalam kehidupan masyarakat suku Nduga (kabupaten di provinsi papua), bulu kasuari dimanfaatkan sebagai pelengkap aksesoris pakaian adat. 

Burung Kasuari Yang Paling Berbahaya Di Dunia, Ada Di Indonesia!

Dari pola hidupnya, kasuari termasuk hewan soliterdan memiliki daerah territorial tertentu. Mereka hidup di lantai hutan untuk mencari makan ataupun melakukan aktifitas lainnya. Burung kasuari makan pada pagi hari dan sore hari di hutan sekunder.

Burung Kasuari Yang Paling Berbahaya Di Dunia, Ada Di Indonesia!

Makanan utama burung kasuari adalah buah buahan yang jatuh ke lantai hutan seperti buah matoa, beringin, nibun, palem paleman, rotan, jambu hutan, pala hutan, kenari, atau buah buahan yang mereka ambil dari semak belukar.

Burung Kasuari Yang Paling Berbahaya Di Dunia, Ada Di Indonesia!

Karena pemakan buah buahan, membuat mereka berperan sangat penting didalam ekosistem disekitarnya. Saat mereka makan buah, mereka akan berjalan berkeliling dan secara tidak langsung menyebarkan benih melalui saluran pencernaan mereka.

Jadi, kotoran mereka menyimpan benih benih yang dikelilingi pupuk  alami sehingga membantu menyebarkan keanaekaragaman tanaman di wilayah mereka. 

Namun burung kasuari kerdil juga memakan sumber makanan lain seperti jamur, serangga, jaringan tanaman, dan vertebrata kecil termasuk kadal dan katak. 

Burung ini biasanya akan berhenti makan sekitar jam 10 pagi atau berhenti karena teriknya matahari , atau juga karena cukup kenyang. Pada siang hari kasuari bisa dijumpai di hutan primer dan biasanya melakukan aktifitas bermain dan istirahat.

Hutan primer sudah menjadi tempat bermain dan istirahat yang baik bagi spesies satwa liar yang hidup di alam bebas. Burung Kasuari mempunyai habitat di daerah hutan dataran rendah termasuk di daerah rawa-rawa.

Burung Kasuari Yang Paling Berbahaya Di Dunia, Ada Di Indonesia!

Bagian tubuh kasuari yang membuat mereka sangat berbahaya adalah kakinya yang begitu berotot dengan tiga jari besar dan ujung berupa cakar kuat yang bisa memberikan luka mematikan pada organ dalam dan pendarahan hebat bagi siapa saja yang diserangnya. 

Kasuari memiliki benjolan di atas kepala mereka yang disebut dengan casque. Casque ini terbuat dari keratin, protein yang sama dengan bulu, kuku, dan paruh burung itu. Penutup luarnya keras dan tebal, tetapi sangat keropos dibagian dalam.

Manfaat dari penutup kepala ini sendiri belum sepenuhnya dipahami oleh para ilmuwan, tetapi beberapa teori mengatakan bahwa penutup kepala tersebut berfungsi dalam membantu memperkuat suaranya dan juga berfungsi sebagai pelindung kepala disaat dia mendorong kepalanya saat melalui hutan yang lebat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *