Covid-19 Mematikan: Bukan Kontraversi Belaka

  • Whatsapp
Covid-19 Mematikan: Bukan Kontraversi Belaka
Covid-19 Mematikan: Bukan Kontraversi Belaka

Garisatu.com – Bukan kontraversi, virus Covid-19 ini memang sudah terkonfirmasi sejak akhir tahun 2019 lalu, dan semakin menyebar dan menyebar hingga seperti sekarang ini. Yang awalnya hanya bermula dari Wuhan, China, kini menyebar hingga puluhan negara di dunia termasuk Indonesia.

Penyebaran virus ini di Indonesia pun sempat menjadi pertanyaan bagi masyarakat Indonesia. Hingga kini, peningkatan kasus positif corona tertinggi mencapai 4.176 kasus dalam sehari. Namun masih ada beberapa yang menganggap virus ini hanyalah kontraversi, hoax.

Bacaan Lainnya

Covid-19 Mematikan: Bukan Kontraversi Belaka

Bukan Kontraversi

Hal ini membuat beberapa orang mengunggah dalam akun sosial media mereka tentang pengalaman mereka bersama virus ini. Salah satu diantara mereka adalah wanita berusia 26 tahun yang bernama Aisyah Julita. 

Aisyah membagikan pengalamannya lewat sebuah video yang dia unggah di akun TikTok miliknya. Dalam video tersebut berisi kronologi dirinya yang terpapar Covid-19. 

“Tepat di tanggal 12 September 2020 aku dikabarkan positif COVID-19. Hati rasanya hancur banget overthinking, takut ada apa-apa, kepikiran sama orang yang ada di sekitar kita sebelum dinyatakan positif. Buat kalian di luar sana yang masih nggak percaya bahwa COVID-19 itu plis mulai dari sekarang percaya ya. Jaga kesehatan untuk diri kita sendiri dan orang-orang yang ada di sekitar kita,” demikian Aisyah menulis di video yang memperlihatkan ruangan tempatnya menjalani isolasi selama menjadi pasien Corona.

Covid-19 Mematikan: Bukan Kontraversi Belaka

Bukan kontraversi, Sebelum melakukan test dan dikabarkan positif, Aisyah mengaku sempat pergi berenang dan bersepeda pada tanggal 30 Agustus di salah satu klub olahraga bersama dengan 5 temannya. 

“Tanggal 30 Agustus aku sepedahan sama temanku. Lalu lanjut berenang pulang olahraga. Aku fit bahkan masih bercanda sama keponakanku di malam harinya. Lalu 31 Agustus aku masih kerja. Sekitar jam 10.00 wib aku merasa badan kayak dingin banget tapi panas dan pusing. Panas badan aku 38,5. Lalu aku akhirnya izin pulang kerja cepat, jam 13.00 WIB berobat ke klinik,” tulisnya di akun TikTok @Aisyah Julita (17/9/2020).

Covid-19 Mematikan: Bukan Kontraversi Belaka

Setelah melakukan pemeriksaan ke klinik, dokter mengatakan bahwa Aisyah memiliki tensi yang rendah serta mengalami dehidrasi, kemudian dokter menganjurkan Aisyah untuk beristirahat dan juga diberikan obat penambah darah, vitamin, paracetamol dan antibiotik. Kondisi Aisyah kian membaik, namun Aisyah tetap merasa pusing dan cepat lelah. Virus ini terbukti bukan kontraversi belaka.

“Aku akhirnya rapid test tanggal 5 September dan hasilnya non reaktif. Pada 6-7 September aku libur dan WFH jadi nggak masuk kerja. Pada 8 September ada rapid test lagi di kantor dan aku coba ikut lagi hasilnya non reaktif. Hanya badan aku nggak bisa bohong. Aku masih ngerasa gampang capek dan pusing kalau berdiri.

Di situ indera perasaanku sudah samar nggak bisa ngerasain makanan. Akhirnya aku memutuskan untuk swab test tanggal 10 September karna aku juga ngerasa badanku belum fit dan masih gampang cape juga dan nafas sesak”.

Covid-19 Mematikan: Bukan Kontraversi Belaka

“Setelah rapid test, 2 hari kemudian aku dikabarkan positif. Setelah dinyatakan positif oleh dokter dan kantor aku menyarankan untuk melakukan isolasi di rumah sakit,” kata Aisyah.

Aisyah yang kini diisolasi di rumah sakit berpesan kepada kita semua melalui akun TikToknya. Bahwa virus Covid-19 ini memang benar adanya, bukan kontraversi belaka dan kita harus disiplin dengan kebersihan kita dan juga menjaga imunitas tubuh. 

Covid-19 Mematikan: Bukan Kontraversi Belaka

“Jaga kesehatan untuk diri kita sendiri dan orang-orang yang ada di sekitar kita. Mulai terapkan protokol kesehatan yang ada. Berjemur setiap pagi dan kurangi kumpul-kumpul yang nggak perlu ya. Jangan sampai kalian merasakan dulu baru percaya kalau semua ini BENERAN ADA!! Kita semua yang disini sebenarnya nggak mau ngerasain kayak gini.

Makanya mulai sekarang disiplin ya jaga kebersihan dan kesehatannya. Tetap di rumah aja, doain kita semua yang terpapar virus Corona ini segera pulih agar bisa kumpul dengan keluarga lagi,” papasnya panjang lebar

Virus Corona bukan kontraversi belaka. Ini masalah serius.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *