Bank BTN Galang Dana Sekuritisasi Aset Sebesar Rp 2 Triliun

  • Whatsapp
Bank BTN Galang Dana Sekuritisasi Aset Sebesar Rp 2 Triliun

Garisatu.comPT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) mengatakan pihaknya berencana untuk kembali melakukan penggalangan dana di Semester II 2020 lewat skema sekuritisasi.

Direktur Keuangan, Perencanaan dan Tresuri Bank BTN Nixon LP Napitupulu bilang nilainya ditargetkan bisa mencapai Rp 2 triliun.

Bacaan Lainnya

Berbeda dari sekuritisasi BTN sebelumnya, kali ini pihaknya mencoba skema restrukturisasi ritel. “Kalau biasanya kan kami wholesale, ini kami ingin coba yang ritel. Kuponnya bagus dan rating-nya AAA,” singkatnya dalam video conference di Jakarta.

Sekuritisasi Aset Rp 2 Triliun

Bank BTN Galang Dana Sekuritisasi Aset Sebesar Rp 2 Triliun

Menurut Nixon, instrumen sekuritisasi ritel ini akan menjadi tawaran investasi yang menarik bagi investor ritel. Lantaran, berbeda dengan obligasi atau surat utang lainnya, sekuritisasi memiliki underlying yang kuat yakni kredit KPR BTN.

“Kalau misalnya beli ORI (Obligasi Ritel Indonesia) dengan tenor 3 tahun, akan ada risiko pembayaran dilakukan di tahun ketiga. Kalau sekuritisasi ini dibayar terus tapi outstanding-nya menurun,” lanjutnya.

Nixon mengatakan pihaknya sudah bekerja sama dengan perusahaan manajer investasi untuk melancarkan aksi korporasi ini. Sekaligus menggandeng PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) sebagai mitra.

Permintaan KPR BTN Melesat Hingga 40 Persen Di Masa New Normal

Walau belum final, dimungkinkan aksi tersebut bisa berlangsung pada Agustus 2020 mendatang. Ini bukan menjadi kali pertama aksi korporasi BTN di tahun ini.

BTN sudah menerbitkan obligasi berkelanjutan IV. Pada tahap I obligasi berkelanjutan ini BTN berencana menggalang dana sebesar Rp 1 triliun yang akan dipakai untuk memperluas ekspansi kredit.

Obligasi ini sesuai dengan Rencana Bisnis Bank (RBB) BTN tahun 2020 – 2022, yang akan digunakan perseroan untuk memperkuat bank dalam mengembangkan bisnis pembiayaan perumahan.

Selain itu, bank spesialis pembiayaan perumahan ini juga telah menerbitkan Junior Global Bond sebesar US$ 300 juta yang terbit dan oversubscribed lebih dari 13 kali permintaan pada awal tahun 2020 ini.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *