BTN Adakan Pelatihan Wirausaha Properti Untuk Alumni Sintren 2020!

  • Whatsapp
BTN Adakan Pelatihan Wirausaha Properti Untuk Alumni Sintren 2020!

Garisatu.com – Demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya berwirausaha di sektor properti, BTN adakan pelatihan online maupun offline untuk para alumni pondok pesantren dan pegiat ekonomi Islam.

Pahala Mansury, Bankir yang Jadi 'Pilot' Garuda : Okezone Economy

Pelatihan tersebut diadakan oleh kerjasama antara PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Profesional Nahdliyin (Nusantara Utama Cita/NU Circle) dan Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI).

“Kami mengharapkan, kelak para alumni santri setelah mengenyam pelatihan ketrampilan wirausaha di BTN Santri Developer ini dapat menjadi motor ekonomi di pedesaan atau kota kecil khususnya di bidang perumahan, sehingga ke depan, insya Allah mendukung keberhasilan program Pemerintah dalam penyediaaan perumahan,” ungkap Direktur Utama BTN Pahala N Mansury dalam keterangan tertulis, Senin (11/5/2020).

Bacaan Lainnya

Alasan BTN bersinergi dengan NU Circle dan IAEI mengadakan pelatihan khusus di bidang usaha properti yakni agar kelak mereka yang berpartisipasi dapat menjadi wirausaha properti yang berkualitas dan berkarakter.

Di sisi lain, demi membuka perspektif yang baru dan mengenalkan profesi developer, NU Circle dan IAEI mendukung anggotanya untuk mengikuti pelatihan online itu.

Pendaftaran pelatihan online dan offline untuk bidang usaha properti tersebut dibuka sejak 27 April hingga 9 Mei 2020. Sejauh ini sudah ada sebanyak 1.673 alumni santri dari berbagai daerah di pulau Jawa yang berminat.

Jumlah tersebut ternyata melebihi target yang dipasang, yakni sekitar 999 peserta. Usia para alumnus pondok pesantren yang terjaring pelatihan tersebut setidaknya 23 tahun.

BTN Siapkan 1673 Santri Jadi Pengembang Muda

Selain itu, terdapat pelatihan ketrampilan bidang perumahan yang terdiri dari dua tahap. Pertama yaitu pelatihan online yang berlansung pada 11- 16 Mei 2020, dan kedua yakni pelatihan offline yang akan berjalan setelah wabah COVID-19 berakhir.

Setifikat khusus akan diberikan kepada para peserta yang sudah menyelesaikan kedua tahap pelatihan tersebut.

Pahala terangkan, “Kami juga melibatkan pengembang untuk memberikan materi online ataupun pelatihan di lapangan secara langsung, agar para peserta mengetahui bagaimana manajemen proyek perumahan dan bagaimana menjadi developer yang sukses.”

Jadwalnya, pelatihan offline akan berlangsung selama tujuh hari. Pemberian materi di kelas berlangsung selama lima hari, lalu 1 hari mengunjungi lapangan (salah satu perumahan sekitar lokasi pelatihan) dan1 hari di workshop.

Saat itu, para peserta akan diajarkan cara memulai proyek perumahan yang meliputi penyusunan anggaran, rencana bisnis, strategi pemasaran, manajemen proyek dan tata cara pembebasan lahan perijinan, dan pembebasan lahan.

Pahami Bisnis Perumahan, BTN Latih 1673 Santri Ponpes - Berita ...

Housing Finance Center (HFC) BTN yang akan mengajar di pelatihan offline tersebut.

HFC BTN memiliki banyak pengalaman dalam melatih para developer muda dan mencetak pengusaha pengembang properti.

“Materi yang diberikan HFC meliputi empat pilar yaitu land, legal, finance dan skillset, empat pilar tersebut penting untuk menjadi developer properti yang kompeten,” ujar Pahala.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *