BNPB: Pekan Depan Kasus Corona Bisa Meroket Sampai 40 Ribu!

  • Whatsapp
BNPB: Pekan Depan Kasus Corona Bisa Meroket Sampai 40 Ribu!

Garisatu.com – Pekan depan kasus corona bisa meroket. Pelaksana tugas Deputi II Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Dody Ruswandi ingatkan masyarakat siap-siap dan jangan terkejut.

Dody jelaskan, kenaikan tersebut sebenarnya berguna untuk mempercepat akhir dari wabah COVID-19 di Indonesia.

Bacaan Lainnya

[irp posts=”5025″ name=”Pemerintah RI: Wabah COVID-19 Akan Segera Berakhir!”]

Kenaikan jumlah kasus corona ditargetkan sekitar 40 ribu pasien untuk pekan depan.

“Nanti mungkin jangan kaget bapak ibu bahwa minggu depan itu akan cenderung banyak naiknya. Secara teknis, memang harusnya itu, karena supaya kita bisa mempercepat selesainya Covid-19 ini,” terang dia dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VIII DPR RI via online, Selasa (12/5).

“Harapan kita bisa mencapai 40 ribu, supaya itu bisa mewakili daerah merah yang kita angap mewakili daerah tersebut,” lanjut dia.

[irp posts=”5054″ name=”Kasus Kematian Corona RI Tembus 1.000 Korban Jiwa!”]

Selain itu, Dody jelaskan, jika tes masif ini berhasil maka kurva puncak COVID-19 kemungkinan akan terjadi di awal Juni 2020. Maka setelah mencapai puncak, baru akan menurun konstan hingga titik 0.

“Kalau puncak di sana (awal Juni), kita juga harus siap dengan kapasitas rumah sakit. Insya Allah nanti kalau semuanya testing ini selesai dan puncaknya bisa tercapai, dan setelah itu mudah-mudahan bisa landai ke bawah,” ujar dia.

[irp posts=”5031″ name=”Gugas: Warga di Bawah 45 Tahun Boleh Aktivitas Luar Rumah!”]

Di sisi lain, kenaikan kasus corona menandakan kemampuan tes COVID-19 di Indonesia. Jika tes yang dilakukan banyak, maka peningkatan juga ikut banyak.

“Kita lihat tren peningkatan kasus konfirmasi positif meningkat. Kenapa? Karena kemampuan kita untuk testing semakin besar. Jadi setiap kita lakukan testing dengan jumlah banyak sangat mungkin yang terkonfirmasi positif juga banyak,”  Doni dalam jumpa pers melalui siaran langsung akun Instagram Sekretariat Kabinet, Senin (11/5).

Pengujian spesimen corona ditargetkan mencapai 10 ribu per hari, sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo.

Per Selasa (12/5), kasus corona di Indonesia mencapai 14.749 kasus, sementara jumlah pasien meninggal berjumlah 1.007 orang, dan pasien sembuh sebanyak 3.063 orang.

Berdasarkan situs resmi covid19.go.id, terjadi penambahan kasus positif sebanyak 484 orang, dan jumlah ini merupakan yang tertinggi dari sepanjang masa wabah corona.

Baca selengkapnya di:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *