Aturan Pakai Kendaraan Pribadi PSBB Yang Mulai 14 September

  • Whatsapp
Aturan Pakai Kendaraan Pribadi Saat PSBB

Garisatu.com – Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang lebih ketat mulai berlaku hari ini 14 September 2020. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menerbitkan Pergub 88/2020 tentang Perubahan atas Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Penanganan Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) di Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta.

Aturan Pakai Kendaraan Pribadi Saat PSBB

Aturan Pakai Kendaraan Pribadi Saat PSBB

Termasuk mengatur tentang tata cara berkendara. “Pada prinsipnya, selama masa PSBB, sebisanya tetap berada di rumah. Dianjurkan untuk tidak bepergian kecuali untuk keperluan mendesak, kecuali untuk aktivitas dalam usaha esensial yang memang diperbolehkan,” ungkap Anies saat jumpa pers di Balai Kota DKI.

Bacaan Lainnya

Pergub itu menyebut selama pemberlakuan PSBB, semua kegiatan pergerakan orang dan/atau barang dihentikan sementara, kecuali untuk pemenuhan kebutuhan pokok dan kegiatan yang diperbolehkan selama pemberlakuan PSBB.

Mobilitas warga dengan kendaraan pribadi tertuang dalam Pasal 18, di dalam beleid tersebut mengatur tentang ketentuan dan jumlah maksimal kapasitas penumpang baik untuk kendaraan pribadi dan umum roda empat dan sepeda motor.

Untuk kendaraan pribadi dan umum roda empat, Anies memperbolehkan kendaraan hanya dua orang per baris, namun aturan ini tidak berlaku jika seluruh penumpang mobil berdomisili yang sama. Hal ini tertuang dalam pasal 18 ayat 4:

a. digunakan hanya untuk pemenuhan kebutuhan pokok dan/atau aktivitas lain yang diperbolehkan selama PSBB;
b. melakukan disinfeksi kendaraan setelah selesai digunakan;
c. menggunakan masker di dalam kendaraan;
d. tidak berkendara jika sedang mengalami suhu badan di atas normal atau sakit.
e. membatasi kapasitas angkut mobil penumpang perseorangan paling banyak untuk 2 (dua) orang per baris kursi, kecuali dengan penumpang berdomisili di alamat yang sama.

Aturan Pakai Kendaraan Pribadi Saat PSBB

Sedangkan sepeda motor tidak dilarang untuk mengangkut penumpang. Pengguna sepeda motor pribadi diwajibkan untuk mengikuti ketentuan sebagai berikut:

a. digunakan hanya untuk pemenuhan kebutuhan pokok dan/atau aktivitas lain yang diperbolehkan
selama PSBB;
b. melakukan disinfeksi kendaraan dan atribut setelah selesai digunakan;
c. menggunakan masker; dan
d. tidak berkendara jika sedang mengalami suhu badan di atas normal atau sakit.

(6) Ketentuan mengenai pembatasan angkutan roda dua berbasis aplikasi dan kepatuhan terhadap protokol COVID-19 diatur lebih lanjut dengan Keputusan Kepala Dinas Perhubungan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *