Aqua dan H&M Kolaborasi: Plastik Menjadi Tren Fashion 2020

  • Whatsapp
Aqua dan H&M Kolaborasi: Plastik Menjadi Tren Fashion 2020

Garisatu.com – Dalam rangka mengurangi sampah plastik, pemerintah sudah melakukan berbagai macam cara terkait penggunaan plastik mulai dari kehidupan sehari hari kita.

Seperti dikeluarkannya larangan untuk menggunakan kantong plastik sudah dijalankan per 1 Juli 2020 lalu.

Kebijakan larangan penggunaan kantong plastik tersebut tertuang dalam Peraturan Gubernur atau Pergub Nomor 142 Tahun 2019 tentang kewajiban penggunaan kantong belanja ramah lingkungan di pusat perbelanjaan, swalayan dan pasar rakyat, yang telah diundangkan sejak 31 Januari 2020.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Andono Warih mengatakan bahwa pergub itu mewajibkan seluruh pengelola pusat perbelanjaan, toko swalayan, dan pasar rakyat untuk menggunakan kantong belanja ramah lingkungan (KBRL).

Apabila ada yang melanggar aturan tersebut, Andono mengatakan pemerintah bakal menjatuhi sanksi bagi pusat perbelanjaan hingga pasar yang melanggar.

Sanksi bakal diberikan secara bertahap hingga pencabutan izin usaha. “Ada beberapa tahap pemberian sanksi sebelum pencabutan izin usaha,” ujarnya.

Aqua dan HM Kolaborasi Plastik Menjadi Tren Fashion 2020

Namun, tidak hanya mengeluarkan larangan penggunaan kantong plastik saja, pemerintah saat ini sudah berkomitmen untuk mengurangi sampah plastik, terutama sampah di lautan sebesat 70% pada tahun 2025 mendatang dengan membangun kerjasama dari berbagai pihak termasuk juga pihak swasta.

Salah satu bentuk nyata yang dilakukan oleh Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman bersama Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan adalah dengan menggandeng pihak swasta membentuk Alliance of Marine Plastic Solutions Forum (AMPS).

PT. Tirta Investama atau yang kita kenal sebagai Danone Aqua dan kantor produksi H&M Indonesia mendukung program ini melalui proyek Bottle2Fashion dengan mengolah sampah botol plastik menjadi produk fashion.

Menurut Dr. Arif Havas Oegroseno, SH, MH., dalam kolaborasi ini Danone Aqua memperkuat pengumpulan sampah botol plastik di Kepulauan Seribu untuk mengurangi cemaran sampah daratan yang berujung mengalir ke lautan.

Kemudian sampah botol plastik yang terkumpul akan di kirim ke Unit Bisnis Daur Ulang/ Recycling Business Unit (RBU) di Tangerang Selatan.

Di RBU ini sampah akan dipilah, dicuci, dicacah, baru kemudian dikirim ke pabrik tekstil dan garmen, PT. Kahatex, mitra kerja H&M Indonesia yang akan memproses cacahan tersebut menjadi tekstil dan produk fashion yang siap dipakai.

Produk yang akan dihasilkan nanti diantaranya berupa polo shirt, sarung tangan, pakaian dalam yang pastinya ramah lingkungan dan nyaman untuk dipakai.

Pada kesempatan yang sama, Jessica Vihelmsson, Country Manager Production H&M Indonesia, menegaskan bahwa inisiatif ini adalah kontribusi Danone Aqua dan H&M Indonesia untuk turut menyelesaikan permasalahan sampah di Indonesia.

Hal ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan perusahaan lain sebagai langkah untuk mengurangi sampah.

“Proyek Bottle2Fashion dan penggunaan hasil daur ulang sampah botol plastik sebagai bagan serat polyester merupakan bentuk nyata komitmen H&M terhadap konsep bisnis yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *