Anak Ini Dibacok 10 Kali, Demi Selamatkan Ibu

  • Whatsapp
Anak Ini Dibacok 10 Kali, Demi Selamatkan Ibu
Anak Ini Dibacok 10 Kali, Demi Selamatkan Ibu

Garisatu.com – Seorang anak berinisial R berusia 9 tahun menyelamatkan ibunya D (28) yang merupakan warga Desa Alue Gadeng, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur dari sebuah kasus pemerkosaan. 

Anak Ini Dibacok 10 Kali, Demi Selamatkan Ibu

Diketahui pada Jumat, 9 Oktober 2020 malam, sekitar pukul 23.50 WIB, pelaku yang bernama Samsul (35) masuk kedalam gubuk dan berniat untuk memperkosa D yang merupakan ibu korban.

Bacaan Lainnya

Anak Ini Dibacok 10 Kali

Posisi dalam gubuk tersebut hanya ada D dan anak laki lakinya saja, sementara suaminya pergi untuk melaut. D pun kemudian terjadi baku hantam dengan pelaku yang kemudian membangunkan bocah R. 

Anak Ini Dibacok 10 Kali, Demi Selamatkan Ibu

R berusaha untuk menyelamatkan ibunya namun yang terjadi malah R dibacok dan si masukkan kedalam karung goni. Pelaku kemudian membawa ibu dan anak tersebut jauh kedalam kebun sawit, kemudian pelaku memperkosa D dipinggir sungai. Setelah memperkosa D, pelaku kemudian kabur membawa bocah R. 

Tubuh bocah 9 tahun itu akhirnya berhasil ditemukan di sungai Desa Alue Gadeng, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur dengan kondisi tidak bernyawa, pakaian lengkap, dan juga 10 luka bacok serta tusukan disekujur tubuhnya. 

Anak Ini Dibacok 10 Kali, Demi Selamatkan Ibu

“Sekira pukul 15.40 WIB, tim yang dibantu oleh BPBD dan masyarakat berhasil menemukan mayat korban berinisial R yang mengapung di seputaran sungai Birem Bayeun dalam keadaan masih memakai pakaian lengkap,” ujar Kasatreskrim Polres Langsa, Iptu Arief Sukmo WibowoMinggu (11/10) sore.

“Sekujur tubuhnya penuh luka bacok. Mulai tangan, pundak, leher, rahang, bahu, dada, jari dan lainnya. Sungguh memilukan,” kata Arief, Minggu (11/10/2020).

Anak Ini Dibacok 10 Kali, Demi Selamatkan Ibu

Jenazah korban pun kemudian dibawa ke rumah sakit oleh tim evakuasi untuk pemeriksaan visum et repertum. Sedangkan penyebab kematian korban ialah putusnya nadi besar di sebelah kiri. 

Dalam kurun waktu kurang dari 24 jam setelah kasus ini terungkap, jajaran Kepolisian Resort Langsa, sekira pukul 09.00 WIB, Minggu (11/10/2020) telah berhasil menangkap pelaku di tempat persembunyiannya yang tak jauh dari rumah warga desa Alue Gadeng. 

Anak Ini Dibacok 10 Kali, Demi Selamatkan Ibu

Pelaku ternyata merupakan residivis kasus pembunuhan serupa yang pernah dilakukannya. Pelaku juga pernah menjalani hukuman penjara 15 sampai 18 tahun di Lapas Tanjung Gusta dan baru dibebaskan sekitar 4 bulan lalu karena mendapatkan asimilasi Covid-19.

Pelaku sempat melawan ketika hendak ditangkap, sehingga membuat polisi memberikan tembakan peringatan. 

“Terpaksa ditembak bagian kaki tiga kali. Dia berusaha melawan petugas dengan parang di tangannya,” kata Arief.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *