Anak Hiperaktif? Ini Ciri-Ciri dan Cara Mengatasinya

  • Whatsapp
Anak Terlalu Hiperaktif? Ini Ciri-Ciri dan Cara Mengatasinya
Anak Terlalu Hiperaktif? Ini Ciri-Ciri dan Cara Mengatasinya

Garisatu.com – Anak hiperaktif? Saat sedang mengalami masa pertumbuhan, ada masa dimana anak anak akan lebih aktif karena ia sedang belajar mengenal lingkungannya, rasa penasarannya begitu besar terhadap segala sesuatu disekelilingnya. Terkadang menghadapi anak yang terlampau aktif atau hiperaktif sangatlah melelahkan. Karena orang tua juga membutuhkan tenaga ekstra untuk mendampingi anak bermain. 

Hiperaktif sendiri merupakan kondisi dimana anak-anak menunjukan adanya perilaku tidak bisa diam. Psikolog Carolyn Cruse dalam Cook Children’s menyatakan bahwa anak hiperaktif umumnya lebih aktif dari teman sebayanya baik secara verbal atau fisik.

Bacaan Lainnya
Anak Hiperaktif? Ini Ciri-Ciri dan Cara Mengatasinya

Namun, jangan salah sangka. Sebab tidak semua anak yang terlalu aktif bisa disebut sebagai hiperaktif. Sebagian orangtua sering berpendapat bahwa anaknya termasuk ke dalam kategori anak hiperaktif, padahal mungkin ia hanya anak yang aktif saja. 

Selain itu, anak yang terlalu aktif ini juga seringkali disamakan dengan attention deficit hyperactivity disorder (ADHD). Sama halnya, anak hiperaktif juga belum tentu mengalami ADHD. 

Nah, agar tak salah membedakan ketiganya. Yuk, simak cara mengatasi, penyebab, dan ciri-ciri anak hiperaktif yang sudah kita rangkum dari berbagai sumber berikut ini.

1. Berlari dan berteriak ketika main 

Anak Hiperaktif? Ini Ciri-Ciri dan Cara Mengatasinya

Berbeda dengan ADHD, ini merupakan salah satu ciri anak hiperaktif yang umum terjadi. Mungkin berlari dan berteriak saat bermain terlihat normal terjadi pada anak-anak yang aktif, namun bagi anak hiperaktif, mereka akan selalu melakukan hal ini baik bermain di dalam maupun di luar ruangan.

2. Berdiri dan berjalan ketika jam sekolah

Anak Hiperaktif? Ini Ciri-Ciri dan Cara Mengatasinya

Untuk anak dalam usia sekolah, biasanya ia suka berdiri di tengah kelas dan berjalan ketika guru sedang berbicara. Hal ini tentu akan menganggu kegiatan belajar mengajar. Namun bagi anak hiperaktif, kegiatan ini adalah kegiatan menyenangkan karena sebagian dari mereka adalah anak yang tidak bisa berdiam diri.

3. Bergerak dan berjalan cepat 

Anak Hiperaktif? Ini Ciri-Ciri dan Cara Mengatasinya

Anak hiperaktif biasanya juga bergerak dan berjalan lebih cepat dibandingkan teman sebayanya. Hal ini bisa membuatnya bergerak dan berjalan hingga menabrak orang ataupun barang yang ada disekelilingnya. Tentunya sangat membahayakan bagi dirinya sendiri. Maka dari itu diperlukan pengawasan yang ekstra dalam mendampingi anak hiperaktif.

4. Bermain terlalu kasar 

Anak Hiperaktif? Ini Ciri-Ciri dan Cara Mengatasinya

Ciri khas lain yang biasanya terjadi pada anak hiperaktif adalah bermain terlalu kasar hingga melukai diri sendiri atau bahkan teman lainnya. Hal ini sebenarnya dilakukan tanpa ia sadar karena terlalu bersemangat dalam bermain. Itulah yang membuatnya sering kali tanpa sadar melukai dirinya atau teman lainnya.

5. Sering mengganggu orang lain 

Anak Hiperaktif? Ini Ciri-Ciri dan Cara Mengatasinya

Sering mengganggu orang lain adalah ciri umum yang sering terjadi pada anak-anak yang hiperaktif. Mereka yang terkenal tak mau diam itu akan senang jika mengganggu teman atau orang lain disekitarnya untuk diajak main bersama.

6. Mudah gelisah 

Anak Hiperaktif? Ini Ciri-Ciri dan Cara Mengatasinya

Karena tidak bisa diam, itulah mengapa mereka lebih mudah gelisah ketika berada dalam situasi yang tenang. Mereka akan terlihat ingin buru-buru mengambil mainannya dan pergi bermain, daripada harus berdiam diri dalam keadaan tenang tersebut.

7. Sulit berkonsentrasi 

Anak Hiperaktif? Ini Ciri-Ciri dan Cara Mengatasinya

Selain mudah gelisah, anak hiperaktif biasanya menajdi lebih sulit berkonsentrasi. Tidak hanya itu, mereka juga susah untuk duduk diam baik ketika jam belajar, makan, dan bermain. Itulah yang membuat anak hiperaktif seringkali menjadi kehilangan fokusnya dalam melakukan sesuatu.

8. Selalu ingin bergerak 

Anak Hiperaktif? Ini Ciri-Ciri dan Cara Mengatasinya

Ini menjadi ciri yang sangat umum. Tidak bisa diam dan terus bergerak didalam keadaan apapun. Hal ini normal terjadi pada anak hiperaktif. 

Anak Hiperaktif? Ini Ciri-Ciri dan Cara Mengatasinya

Itulah ciri ciri anak anak yang hiperaktif, kondisi hiperaktif bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan bahkan mental lho, maka sebaiknya juga perlu dipahami penyebab dan cara mengatasi hiperaktif pada anak.

Beberapa faktor anak hiperaktif bisa disebabkan oleh hal dibawah : 

• Anak alami gangguan sistem syaraf utama pada otaknya.

• Alami gangguan emosi yang tak stabil.

• Alami gangguan hipertiroid.

Anak Hiperaktif? Ini Ciri-Ciri dan Cara Mengatasinya

• Bisa juga karena alami gangguan psikologis.

Nah, beberapa hal ini mungkin bisa diterapkan kepada anak yang hiperaktif : 

1. Tidur tepat waktu dan rutin. Hal ini dilakukan supaya menghentikan kegiatan anak. 

2. Membuat jadwal yang terorganisir. Hal ini bisa diterapkan mulai dari menentukan jam tidur, makan, bermain, belajar. Dengan begini anak akan dilatih untuk mengetahui kapan waktu bermain dan belajar. 

3. Berolahraga terutama disiang hari. Tujuan berolahraga disiang hari supaya anak yang aktif bergerak dapat bergerak dengan teratur karena olahraga, olahraga akan membuat anak lebih mudah lelah dan memudahkan tidur pada saat malam hari. 

4. Membangun komunikasi yang baik antara anak dan orangtua. Meskipun hal ini cukup sulit terutama dengan anak hiperaktif, namun orang tua tetap harus mengajari dan berbicara pada anak secara perlahan supaya anak mengerti dan orang tua juga bisa lebih sabar menghadapi anak yang hiperaktif. 

Itu lah cara cara menghadapi anak yang hiepraktif. Apabila kondisi hiperaktif pada anak mengkhawatirkan, sebaiknya segera konsultasi ke dokter untuk mengetahui penyebab pasti dan cara mengatasinya dengan spesifik.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *