Alasan Ada Suara “Tek-Tek” Pada Motor Setelah Mesin Dimatikan

  • Whatsapp
Alasan Ada Suara "Tek-Tek" Pada Motor Setelah Mesin Dimatikan

Garisatu.com – Sebagian besar pemotor, mungkin termasuk Anda agaknya pernah mendengar suara “tek-tek” atau macam ketikan ketika mesin motor dimatikan. Namun lambat laun suara itu hilang dengan sendirinya.

Umumnya bunyi ini timbul di area lubang pembuangan, juga pangkal knalpot motor dekat blok mesin. Kebanyakan suara seperti benturan benda logam itu akan muncul pada suhu mesin yang masih tinggi setelah mesin dimatikan.

Bacaan Lainnya

Suara “Tek-Tek” Hal Yang Normal

Alasan Ada Suara Tek Tek Pada Motor Setelah Mesin Dimatikan 2

Lalu mengapa terjadi hal demikian? Menjawab ini Technical Training Analyst PT Astra Honda Motor (AHM) Endro Sutarno mengatakan, suara “tek-tek” merupakan dampak dari proses adaptasi perubahan suhu.

“Suara itu ada di sekitar mesin dan knalpot. Itu proses terjadinya komponen yang tadinya panas kemudian didinginkan, dari pemuaian ke penyusutan,” ujar Endro saat dihubungi kumparan, beberapa waktu lalu.

Timpalnya lagi hal tersebut merupakan kejadian yang alamiah terjadi. Baik motor baru atau yang sudah berumur sekalipun, juga bagi segala jenis motor. Sehingga jelas Endro tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

“Di sekitar knalpot dan silinder suaranya, hal normal semua motor seperti itu,” tambah Endro.

Malah suara tersebut imbuhnya bisa dijadikan indikator bahwa suhu mesin masih panas, maka hindari untuk menyentuhnya. Misalnya ketika berada di bengkel hendak servis atau memang pas momennya ingin cuci dan oprek motor di rumah.

Alasan Ada Suara Tek Tek Pada Motor Setelah Mesin Dimatikan 3 1

Endro mengatakan, sebaiknya tunggu sejenak sampai suhu mesin benar-benar turun. Jangan sesaat setelah mesin dimatikan, kemudian area komponen yang masih panas langsung diguyur air.

Ini karena akan terjadi perubahan suhu yang drastis, akibatnya dalam waktu yang lama apabila terus dilakukan berpotensi membuat blok mesin retak, menguning, atau bila dilapisi krom bisa cepat berubah warna.

Paling tidak beri jeda 5 sampai 10 menit sampai suhu mesin turun. Ini tentunya membantu mengurangi risiko terjadi kerusakan. Baru setelah itu siram dengan air untuk memudahkan sabun bereaksi menyikat kotoran yang menempel di bodi maupun blok mesin.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *