Tahu Diet Yoyo? Ini 9 Alasan Tidak Boleh Melakukan Diet Yoyo

  • Whatsapp
Tahu Diet Yoyo? Ini 9 Alasan Tidak Boleh Melakukan Diet Yoyo
Tahu Diet Yoyo? Ini 9 Alasan Tidak Boleh Melakukan Diet Yoyo

Garisatu.com – Pernahkah kamu melakukan diet yoyo? Diet yoyo merupakan salah satu diet yang hanya dilakukan ketika seseorang ingin menurunkan berat badan pada waktu tertentu saja supaya penampilannya terlihat menarik. seperti contoh saat persiapan pernikahan ataupun ketika ingin berlibur ke pantai dengan penampilan yang lebih ramping.

Melakukan diet yoyo, siklus berat badan yang gampang naik dan turun ini memiliki sejumlah daftar efek negatif. Melakukan diet yoyo timbul sebagai akibat dari pola makan yang salah.

Bacaan Lainnya

Misalnya diet ekstrim hingga berat badan turun banyak, tapi tak bertahan lama dan bobot tubuh kembali naik, bahkan melebihi berat badan semula.

Sekilas diet ini terlihat ampuh, tetapi sebenarnya membawa resiko bagi kesehatan tubuh kita.

Berikut ini ada beberapa efek negative dari diet yoyo yang bisa terjadi pada tubuh kita.

1.         Kadar lemak tubuh yang tinggi

Tahu Diet Yoyo? Ini 9 Alasan Tidak Boleh Melakukan Diet Yoyo

Ketika melakukan diet yoyo, akan terjadi perubahan berat badan yang naik turun. Perubahan berat badan ini mempengaruhi tubuh untuk mengubah makanan yang masuk menjadi lemak, bukan otot.

Maka lama kelamaan tubuh akan diisi oleh lemak sehingga menajdikan kadar lemak tinggi.

2.         Berkurangnya massa otot

Tahu Diet Yoyo? Ini 9 Alasan Tidak Boleh Melakukan Diet Yoyo

Ketika kadar lemak didalam tubuh naik, masa otot akan menurun ketika melakukan diet yoyo. Ini bisa menyebabkan turunnya kekuatan otot.

Ketika berat badan naik kembali, biasanya akan lebih banyak lemak yang masuk dari kondisi semula. Bahkan, massa otot yang hilang pun tidak bisa kembali semula.

3.         Peningkatan nafsu makan

Tahu Diet Yoyo? Ini 9 Alasan Tidak Boleh Melakukan Diet Yoyo

Ketika kamu sedang berusaha menurunkan berat badan, hormone leptin yang berperan sebagai sinyal bahwa tubuh sudah kenyang akan berkurang dan membuat kita menjadi lebih sering merasa lapar.

Hal inilah yang kemudian berpotensi membuat seseorang untuk makan lebih banyak lagi. Bahkan, diet yang dilakukan dalam jangka pendek justru berpeluang dalam menaikkan berat badan kembali dalam kurun waktu kurang lebih satu tahun.

4.         Memicu kemunculan batu pada kantung empedu

Tahu Diet Yoyo? Ini 9 Alasan Tidak Boleh Melakukan Diet Yoyo

Kenaikan ataupun penurunan berat badan yang terlalu cepat bisa memicu pembentukan batu didalam empedu.

Potensi munculnya batu didalam kantung empedu ini akan meningkat seiring dengan semakin seringnya perubahan berat badan yang terjadi pada tubuh.

5.         Beresiko mengalami diabetes

Tahu Diet Yoyo? Ini 9 Alasan Tidak Boleh Melakukan Diet Yoyo

Sebaiknya kamu jangan menganggap enteng ketika melakukan diet yoyo, karena kebiasaan ini akan membuat kita menjadi lebih rentan terhadap diabetes tipe 2 karena pengaruhnya terhadap sel pankreas dan insulin.

Akan tetapi efek dari diet yoyo ini masih memerlukan penelitian yang lebih lanjut.

Tahu Diet Yoyo? Ini 9 Alasan Tidak Boleh Melakukan Diet Yoyo

6.         Berpeluang menderita penyakit jantung

Tidak berpeluang mengidap penyakit diabetes tipe 2 saja, namun dengan menjalankan diet yoyo kamu juga memiliki resiko mengidap penyakit jantung, khususnya penyakit jantung koroner.

Semain besar berat badan yang naik dan turun ketika menjalani diet yoyo, maka semakin besar pula peluang seseorang menderita penyakit jantung.

7.         Penyimpanan lemak didalam hati

Menjalani diet yoyo bisa memicu terjadinya penumpukan lemak yang berlebih di dalam sel organ hati. Penyimpanan lemak di dalam hati ini bisa mengubah pola metabolisme lemak dan juga gula, meningkatkan resiko mengalami diabetes tipe 2, serta memicu gagal hati yang kronis.

8.         Meningkatkan tekanan darah

Peningkatan tekanan darah dapat diakibatkan oleh siklus kenaikan dan penurunan berat badan akibat diet yoyo. Bahkan, diet yoyo dapat menurunkan efek baik dari penurunan berat badan terhadap tekanan darah.

9.         Mengganggu bakteri didalam usus

Tidak semua bakteri dalam usus merupakan bakteri jahat yang dapat mengganggu pencernaan. Ada juga bakteri baik yang membantu proses pencernaan di usus.

Diet yoyo bisa berdampak pada jumlah dan tipe bakteri dalam usus yang pastinya dapat berimbas pada kesehatan.

Dampak-dampak negatif diet yoyo sudah cukup menjadi alasan kita perlu berhenti melakukan diet ini. Alih-alih mendapatkan tubuh ideal, malah akan menderita berbagai efek buruk diet yoyo terhadap kesehatan.

Bila ingin membentuk tubuh dan menurunkan berat badan, terapkan gaya hidup yang sehat, seperti pola makan yang benar, tidur yang cukup, dan olahraga yang teratur.

Gaya hidup sehat harus dijadikan kebiasaan dan bukan hanya dilakukan sesekali saja saat ingin menurunkan berat badan untuk acara-acara tertentu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *