8 Makanan Penyebab Jerawat

  • Whatsapp
8 Makanan Penyebab Jerawat
8 Makanan Penyebab Jerawat

Garisatu.com – Penasaran dengan apa saja makanan penyebab jerawat? Jerawat merupakan masalah kulit yang umum terjadi pada siapa saja. Masalah kulit ini umumnya disebabkan oleh penyumbatan pori akibat sel kulit mati, bakteri, dan minyak berlebih. Namun, tidak sedikit orang juga yang percaya ada beberapa jenis makanan bisa memicu pertumbuhan jerawat.

Hubungan antara makanan dan jerawat sebetulnya belum bisa dipastikan. Sejumlah penelitian melaporkan beberapa makanan tertentu bisa mempengaruhi hormon dan memicu peningkatan produksi minyak (sebum).

Bacaan Lainnya

Bagi sebagian orang yang memiliki kulit berjerawat tentu harus memberi perhatian lebih dalam merawat masalah kulit akibat jerawat. Beberapa makanan dibawah ini mungkin bisa di hindari.

            1.         Produk susu

8 Makanan Penyebab Jerawat

Penyebab jerawat pertama adalah susu dan produk olahan susu termasuk jenis makanan yang bisa menyebabkan jerawat. Karena olahan susu lebih mungkin untuk memicu peningkatan hormon insulin dan IGF-1 sebagai penyebab jerawat.

Pasalnya, konsumsi olahan susu, seperti yogurt, es krim, dan susu rendah lemak biasanya mengandung lebih banyak gula. 

Jika produk olahan susu yang disebutkan dikonsumsi bersama dengan makanan manis lainnya, dapat meningkatkan hormon insulin dapat terjadi.

Bila kadar insulin dan IGF-1 dalam darah terbilang tinggi, akan memicu reaksi peningkatan produksi sebum yang menjadi penyebab jerawat.

            2.         Cokelat

8 Makanan Penyebab Jerawat

Sudah banyak penelitian yang membahas cokelat bisa menyebabkan jerawat, tetapi hasilnya masih belum bisa disimpulkan.

Cokelat bisa membuat kondisi kulit berjerawat semakin parah dan semakin banyak karena cokelat bisa meningkatan pelepasan protein interleukin-1B (IL-IB) dan IL-10. 

Pelepasan protein ini yang nantinya membuat bakteri penyebab jerawat (P. acnes) dapat menginfeksi kulit. Meski begitu, belum dapat dipastikan apa yang membuat cokelat dapat memicu pertumbuhan jerawat di kulit.

            3.         Makanan dan minuman tinggi gula

8 Makanan Penyebab Jerawat

Beberapa makanan dan minuman yang mengandung gula dan karbohidrat ternyata bisa meningkatkan resiko kulit berjerawat.

Seperti nasi putih, minuman kemasan dan soda, roti putih dan kue (keik), sereal instan, permen, serta pasta dan mie yang terbuat dari tepung terigu.

Karena makanan yang mengandung karbohidrat olahan dan gula cenderung mengandung glikemik tinggi. Dan makanan dengan indeks glikemik tinggi biasanya menyebabkan tubuh memproduksi lebih banyak insulin dan meningkatkan kadar gula darah dengan cepat.

Jika kondisi ini terjadi, maka kadar hormon lain akan ikut terpengaruh dan kemungkinan besar produksi minyak di kulit juga ikut meningkat. Jika produksi minyak berlebihan, sejumlah jenis jerawat pun dapat muncul dengan mudah. 

            4.         Makanan cepat saji

8 Makanan Penyebab Jerawat

Makanan cepat saji umumnya mengandung gula, garam, dan olahan susu yang cukup tinggi. Ini yang membuat orang-orang mencurigai makanan cepat saji sebagai penyebab jerawat. 

Hal ini dibuktikan lewat penelitian dari Journal of the European Academy of Dermatology. Penelitian tersebut melaporkan bahwa peserta yang rutin mengonsumsi makanan cepat saji, terutama sosis dan burger, berisiko 24% lebih tinggi terkena jerawat. 

Meskipun demikian, peneliti belum mengetahui dengan pasti apakah makanan cepat saji benar-benar berkontribusi pada jerawat. Pasalnya, kandungan susu, gula, garam, dan produk hewani yang ada di dalamnya pun cukup mencurigakan. 

Selain itu, kebanyakan makanan cepat saji mengandung minyak yang tinggi. Semakin banyak makanan berminyak yang dikonsumsi, maka besar kemungkinan kandungan lemak dalam sebum juga lebih tinggi. 

8 Makanan Penyebab Jerawat

            5.         Whey protein

8 Makanan Penyebab Jerawat

Whey protein merupakan salah satu jenis protein yang sering digunakan dalam makanan dan suplemen olahraga.

Jenis protein ini juga merupakan sumber yang kaya akan asam leusin dan glutamin. 

Walaupun demikian, whey protein yang biasa terkandung di susu protein bisa menyebabkan jerawat. Pernyataan ini berkaitan dengan hormon yang juga menjadikan susu sebagai penyebab jerawat, yaitu IGF-1.

IGF-1 ialah hormon pertumbuhan yang bisa mempercepat pertumbuhan otot. Di lain sisi, hormon ini juga bisa menyebabkan jerawat. Tingkat IGF-1 yang tinggi busa memicu peningkatan produksi sebum (minyak). 

Hormon IGF-1 juga mengurangi faktor turunan FOXO1 di sel kulit. Kulit yang berjerawat biasanya kekurangan FOXO1 dan berkaitan erat dengan faktor pemicu jerawat, seperti perubahan hormon dan produksi sebum. 

            6.         Makanan tinggi omega 6

Makanan yang memiliki kandungan omega 6 tinggi seperti jagung dan minyak kedelai juga diduga menjadi penyebab jerawat.

Pada zaman yang sudah modern ini, sebagian masyarakat lebih condong mengonsumsi makanan tinggi omega-6 dan sedikit omega-3. 

Ketidakseimbangan antara asam lemak omega-6 dan omega-3 ini mendorong tubuh mengalami peradangan yang dapat memperburuk jerawat sehingga terjadi infeksi jerawat. 

Sementara itu, suplemen dengan asam lemak omega-3 dapat mengurangi peradangan dan terbukti membantu mengatasi jerawat. Namun, tentu saja masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan hal ini. 

            7.         Lemak trans

Selain dapat menyumbat pembuluh arteri pada jantung, makanan yang mengandung lemak trans juga bisa menjadi pemicu pertumbuhan jerawat. 

Lemak trans biasanya berasal dari minyak sayur yang telah digunakan untuk memasak dan biasa ditemukan dalam makanan olahan, seperti biskuit dan mentega.

Jika dikonsumsi secara berlebihan, maka lemak trans bisa menyebabkan peradangan yang memicu jerawat. 

Hal ini ternyata juga berlaku pada makanan dengan kandungan lemak jenuh lainnya seperti daging merah, keju, dan mentega. Makanan yang tinggi akan lemak jenuh sering dihubungkan dengan peningkatan insulin. 

Sayangnya, insulin yang meningkat drastis dapat merangsang produksi hormon seks yang juga meningkatkan risiko jerawat. 

            8.         Makanan tertentu dengan reaksi sensitif yang berbeda

Pada beberapa kasus, tubuh bisa bereaksi lebih sensitif terhadap makanan tertentu. Sensitivitas ini terjadi ketika sistem kekebalan tubuh keliru mengenali makanan sebagai ancaman. Akibatnya, sistem imun mengeluarkan respons terhadapnya. 

Jika hal ini terjadi, tubuh akan memicu peradangan dan beredar di seluruh tubuh. Alhasil, kondisi jerawat yang sudah ada semakin buruk dan bermunculan yang baru. 

Orang lain mungkin tidak mengalami masalah ini, tetapi pada tubuh yang cenderung sensitif, makanan tersebut bisa menjadi penyebab jerawat. 

Anda dapat mengetahui makanan apa yang menjadi pemicu jerawat dengan melakukan diet eliminasi yang diawasi oleh ahli diet atau spesialis gizi.

Itu dia beberapa jenis makanan yang bisa menyebabkan atau memperparah kondisi jerawat. Jika kamu memiliki kondisi masalah kulit yang berjerawat, ada baiknya untuk memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi supaya jerawat tidak menjadi parah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *