7 Tips Mencegah Masalah Pencernaan

  • Whatsapp
7 Tips Mencegah Masalah Pencernaan
7 Tips Mencegah Masalah Pencernaan

Garisatu.com – Maslaah pencernaan menjadi masalah yang cukup banyak dialami oleh sebabgian orang. Seperti sakit perut, mulas, mual, sembelit, hingga diare. Jika kondisi ini terjadi sesekali memang masih terbilang wajar, karena penerapan pola makan yang salah.

Namun jika kondisi ini terjadi dalam waktu yang sering, alangkah baiknya dicari penyebabkan dan ditanggulangi sebab jika dibiarkan bisa saja menyebabkan masalah serius seperti mempengaruhi status kecukupan gizi pada seseorang.

Bacaan Lainnya
7 Tips Mencegah Masalah Pencernaan

Dilansir dari Cleveland Clinic, sistem pencernaan memiliki fungsi utama untuk mengubah makanan menjadi nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Dimana nutrisi diperlukan untuk proses perkembangan, perbaikan sel tubuh, termasuk sebagai sumber energi sehari hari.

Melihat pentingnya fungsi dari sistem pencernaan kita, maka kita harus menjaganya dengan baik untuk menghindari masalah pencernaan yang terjadi.

Berikut adalah 7 cara berbasis riset yang bisa diterapkan untuk mencegah gangguan pencernaan:

1.         Mengonsumsi makanan utuh tanpa diproses

7 Tips Mencegah Masalah Pencernaan

Pola makan yang tinggi akan karbohidrat olahan dan lemak jenuh serta bahan tambahan makanan telah dikaitkan dengan peningkatan resiko pengembangan masalah pencernaan. Seperti contoh, mengonsumsi makanan olahan yang mengandung lemak trans terbukti tidak hanya bisa mengganggu kesehatan jantung tetapi juga dikaitkan dengan peningkatan risiko kolitis ulserativa, penyakit radang usus.

Selain itu, makanan olahan seperti minuman rendah kalori dan es krim kerap mengandung pemanis buatan yang bisa menyebabkan masalah pencernaan.

2.         Memperbaiki konsumsi serat

7 Tips Mencegah Masalah Pencernaan

Serat beperan dalam sistem pencernaan yang baik, dan ini telah menjadi rahasia umum. Diet yang menerapkan tinggi serat diantaranya bisa mendorong BAB secara teratur dan melindungi sistem pencernaan dari banyak gangguan.

Tiga jenis serat yang umum dimanfaatkan ialah serat larut, serat tidak larut, dan prebiotik. Seperti namanya, serat larut merupakan serat yang bisa larut dalam air. Ini merupakan jenis serat yang mayoritas ditemukan dalam serelia seperti barley dan oat, kacang-kacangan, dan biji-bijian, serta beberapa buah dan sayur.

Serat larut juga berguna untuk menahan penyerapan beberapa jenis kandungan yang bisa berefek negatif dan menjadi masalah jika kadarnya terlalu tinggi atau terlalu cepat.

Sedangkan, serat tidak larut memiliki peran berbeda dengan serat larut. Jenis serat ini akan membersihkan saluran cerna dan membentuk massa di feses, sehingga membantu dapat melancarkan BAB.

Dan prebiotik ditemukan dalam banyak buah, sayuran, dan biji-bijian.

3.         Mengonsumsi lemak sehat

7 Tips Mencegah Masalah Pencernaan

Pencernaan yang baik mungkin membutuhkan makan cukup lemak sehat. Sebab lemak bisa membantu anda merasa kenyang setelah makan dan sering dibutuhkan untuk penyerapan gizi yang tepat.

Selain itu, penelitian juga telah menunjukkan bahwa asam lemak omega 3 bisa menurunkan resiko seseorang terkena penyakit radang usus seperti kolitis ulserativa.

Beberapa jenis makanan yang tinggi asam lemak omega 3 seperti biji rami, biji chia, kacang kacangan (terutama kacang kenari), serta ikan berlemak seperti salmon, mackerel, dan sarden.

7 Tips Mencegah Masalah Pencernaan

4.         Minum cukup air

7 Tips Mencegah Masalah Pencernaan

Asupan cairan yang rendah sudah menjadi penyebab umum dari konstipasi atau sembelit. Para ahli merekomendasikan untuk minum 50 sampai 60 ons (1.5 sampai 2 liter) cairan non kafein per harinya untuk mencegah sembelit. Tetapi, jika anda hidup dalam iklim yang panas atau anda rutin berolahraga dengan intensitas berat, maka anda membutuhkan asupan cairan lebih.

5.         Kelola stress

7 Tips Mencegah Masalah Pencernaan

Stress bisa mendatangkan bahaya bagi sistem pencernaan manusia. Sebab kondisi ini sudah dikaitkan dengan sakit maag, diare, sembelit, dan iritasi usus besar. Hal ini bisa terjadi karena hormon stress bisa secara langsung mempengaruhi sistem pencernaan. Selama fase stress, darah dan energi bisa pula teralihkan dari sistem pencernaan tersebut.

Selain itu, usus dan otak manusia terhubung secara rumit yang pada intnya apa yang memengaruhi otak dapat juga memengaruhi pencernaan. Manajemen stres, meditasi, dan pelatihan relaksasi semuanya telah terbukti dapat meningkatkan gejala pada orang dengan iritasi susu besar. Studi lain telah menemukan bahwa terapi perilaku kognitif, akupunktur dan yoga dapat meningkatkan fungsi saluran pencernaan.

6.         Makan dengan ‘sadar’

7 Tips Mencegah Masalah Pencernaan

Makan terlalu cepat bisa menyebabkan masalah kembung, begah, serta gangguan pencernaan. Maka dari itu, anda harus dalam kondisi ‘sadar’ ketika makan. Ini juga merupakan praktik memperhatikan semua aspek makanan dan proses makan. Bahkan studi telah menunjukkan bahwa perhatian bisa mengurangi gejala pencernaan pada orang dengan radang usus besar serta iritasi usus besar.

Yang anda perlu praktikkan ialah makan dengan perlahan, fokus pada makanan anda dengan mematikan TV dan meletakkan ponsel, dan nikmati perlahan makanan yang dihidangkan untukmu. Secara tidak langsung hal hal seperti ini bisa mempengaruhi kinerja sistem pencernaan kita juga.

7.         Kunyah makanan

7 Tips Mencegah Masalah Pencernaan

Proses pencernaan dimulai di organ mulut. Di mana, gigi akan memecah makanan menjadi potongan-potongan kecil sehingga enzim dalam saluran pencernaan lebih mampu memecahnya.   Mengunyah yang buruk telah dikaitkan dengan penurunan penyerapan nutrisi. Ketika Anda mengunyah makanan dengan saksama, alhasil perut tidak perlu bekerja dengan keras untuk mengubah makanan padat menjadi campuran cair yang masuk ke usus kecil. Mengunyah jugamenghasilkan air liur, dan semakin lama Anda mengunyah akan semakin banyak pula air liur diproduksi. Air liur diketahui dapat membantu memulai proses pencernaan di mulut Anda dengan memecah beberapa karbohidrat dan lemak dalam makanan. Di perut Anda, air liur bertindak sebagai cairan, yang dicampur dengan makanan padat sehingga bisa lancar masuk ke dalam usus.

Dengan demikian, mengunyah makanan secara menyeluruh dapat memastikan bahwa Anda memiliki banyak air liur untuk pencernaan. Ini dapat membantu mencegah gejala seperti gangguan pencernaan dan mulas. Terlebih lagi, tindakan mengunyah bahkan telah terbukti mengurangi stres, yang juga dapat meningkatkan proses kerja sistem pencernaan.

Itu dia 7 langkah menjaga sistem pencernaan supaya kita semua bisa terhindar dari masalah pencernaan yang tidak diinginkan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *