7 Perbedaan Sayuran Organik Dan Non Organik

  • Whatsapp
7 Perbedaan Sayuran Organik Dan Non Organik7 Perbedaan Sayuran Organik Dan Non Organik7 Perbedaan Sayuran Organik Dan Non Organik
7 Perbedaan Sayuran Organik Dan Non Organik

Garisatu.com – Di supermarket kamu akan sering menemukan sayuran dan buah buahan. Dan sayuran yang kamu temukan jika kamu perhatikan ada yang berlabel organik dan juga non organik. Lantas tahukah kamu apa yang menjadi perbedaan dari keduanya ?

Sayuran organik merupakan sayuran yang dihasilkan dari budidaya pertanian organik yang tanpa menggunakan bahan ataupun zat kimia.

Bacaan Lainnya

Sayuran organic hampir sama dengan sayur non organic, tetapi perbedaannya terletak pada saat pemberian pupuk.

Karena bahan dasar sayur organic memiliki sifat yang aman dan tidak merusak lingkungan.

7 Perbedaan Sayuran Organik Dan Non Organik

Dengan demikian, bisa menghasilkan bahan pangan yang sehat dan bergizi tinggi. Bagi sebagian orang, rasa dari sayur organic lebih lezat.

Selain itu sayur organic juga memiliki kadar antioksidan, zat besi, vitamin C, dan juga seng yang lebih tinggi.

7 Perbedaan Sayuran Organik Dan Non Organik

Untuk jenis sayuran organik seperti brokoli, kubis, bayam, selada, seledri dan kentan dinilai lebih sehat, karena versi non organik dari sayuran tersebut dapat menyerap pestisida lebih banyak.

Kemiripan antara sayur organic dan non organic membuat banyak orang yang bingung dalam membedakannya.

Sebab dari rasa sekalipun, keduanya memiliki rasa yang tidak jauh berbeda.

Ada beberapa ciri yang bisa diperhatikan untuk membedakan antara sayur organic dan non organic seperti dibawah ini.

1.         Daun berlubang

7 Perbedaan Sayuran Organik Dan Non Organik

Karena sayur organic tidak menggunakan peptisida, maka tidak jarang sayur organic diserang oleh hama seperti ulat.

Ulat akan meninggalkan lubang lubang pada daun dan membuat tampilan sayur menjadi tidak sempurna.

Namun menurut pemilik Boja Farm dan General Secretary Indonesia Vanilla Council, John Tumiwa, daun berlubang pada sayur justru merupakan pertanda yang baik. Ia mengumpamakan, ulat saja tidak ingin mengonsumsi sayur mayur yang ‘terlihat’ sempurna, masa kita mau ?

2.         Warna tidak putih

7 Perbedaan Sayuran Organik Dan Non Organik

Semakin natural warna bahan makanan, maka akan semakin baik. Seperti misalnya gula.

Menurut Joh, gula alaminya juga tidak berwarna putih bersih. Melainkan memiliki warna yang putih kekuningan dan sedikit kusam.

John juga menambahkan, jika ada gula yang berwarna putih bersih, atau bahkan berkilau, maka dapat dipastikan bahwa gula tersebut sudah mengalami proses pemutihan dengan cara yang tidak alami.

3.         Tampilan tidak kinclong

7 Perbedaan Sayuran Organik Dan Non Organik

Coba sempatkan waktu untuk memperhatikan buah buahan yang sering kita temui di pasar.

Buah buah yang terlihat ‘kinclong’ pasti akan memikat mata. Padahal buah buah tersebut dilapisi dengan lilin dengan tujuan mempercantik tampilan.

Sedangkan sayuran dan buah buahan organic tidak memiliki tampilan seperti itu.

Tampilan dari sayur serta buah buahan organic akan terlihat lebih sederhana dan natural.

Perlu diingat pula, sayur dan buah yang organic tidak berarti memiliki kualitas yang buruk.

John kembali menegaskan, meskipun tampilan dan bentuknya yang tidak sesempurna sayuran biasa, bahan-bahan organik ini telah melewati penyortiran.

7 Perbedaan Sayuran Organik Dan Non Organik

4.         Nutrisi dan gizi

7 Perbedaan Sayuran Organik Dan Non Organik

Jika dilihat dari segi nutrisi, memang tidak ada perbedaan yang signifikan diantara keduanya, seperti yang dinyatakan oleh Prof.Dr.Ir. Ali Khomsan, MS, seorang Guru besar di bidang Gizi Masyarakat dan Sumberdaya keluarga, dari Fakultas Pertanian IPB.

Namun jika diteliti, memang ada kandungan fosfor yang lebih tinggi pada sayuran organic.

Terlepas dari itu, kandungannya sama saja seperti sayuran pada umumnya.

5.         Pembusukan

Dari segi ketahnana atau masa simpan, sayuran organic memang tidak bisa tahan lebih lama jika dibandingkan dengan sayuran non organic.

Hal ini disebabkan karena sayuran organic tidak mengandung unsur pengawet, jadi lebih cepat membusuk.

Disarankan jika baru membeli sayuran organik, cepat-cepat diolah dan dikonsumsi sebelum membusuk.

6.         Keamanan

Pada kedua jenis sayuran ini memang menggunakan pestisida, perbedaannya terdapat pada bahannya saja.

Jika sayuran organik menggunakan pestisida alami dan sayuran konvensional menggunakan pestisida buatan.

Walaupun memang lebih berbahaya pestisida buatan, tapi tidak menutup kemungkinan jika pestisida alami juga berdampak buruk bagi tubuh.

7.         Harga

7 Perbedaan Sayuran Organik Dan Non Organik

Semua orang sudah tahu jika harga sayuran organik memang lebih mahal.

Biaya penanaman sayuran organik tidak murah dan lebih sulit, ditambah jumblah produksinya tidak banyak.

Hal tersebutlah yang membuat harga sayuran organik menjadi lebih mahal.

Itu dia 7 perbedaan antara sayuran organic dan non organic yang perlu kamu ketahui.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *