64 Wisatawan Reaktif Covid-19 Di Puncak

  • Whatsapp
64 Wisatawan Reaktif Covid-19 Di Puncak
64 Wisatawan Reaktif Covid-19 Di Puncak

Garisatu.com – Masih menikmati long weekend pekan ini, banyak warga yang memilih untuk menikmati weekend dengan jalan jalan keluar rumah. Salah satu tujuan yang menjadi incarab warga adalah kawasan Puncak, Bogor. Meskipun masih dalam kondisi pandemi, Kawasan Puncak memang terkenal banyak dikunjungi wisatawan asal Jakarta dan sekitarnya. 

Pemerintah Kabupaten Bogor memang tidak melarang wisatawan untuk berlibur ke kawasan Puncak. Namun, para wisatawan diharapkan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat selama berkunjung ke Puncak demi kebaikan bersama. 

Bacaan Lainnya

64 Wisatawan Reaktif Covid-19 Di Puncak

“Sebab pandemi Covid-19 belum usai. Karenanya masyarakat alangkah baiknya tetap memprioritaskan berdiam diri di rumah,” kata Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penangangan Covid-19 Kabupaten Bogor, R Irwan Purnawan, Sabtu (31/10/2020).

64 Wisatawan Reaktif Covid-19 Di Puncak

Irwan juga mengingatkan, apabila melakukan aktifitas diluar rumah, pastikan tubuh dalam kondisi sehat dan juga selalu disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan. 

“Dan jangan lupa 3M, memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak,” imbuh Irwan.

64 Wisatawan Reaktif Covid-19 Di Puncak

Sesuai sengan Peraturan Bupati No. 52 Tahun 2020 sebagai perubahan atas Perbup No 42 Tahun 2020, terdapat beberapa ketentuan yang harus ditaati selama berada di luar rumah selama masa pandemi. Meliputi wajib menerapkan 3M, kapasitas pengunjung objek wisata, restoran, dan kafe maksimal 50 persen.

“Apabila ada masyarakat yang melanggar protokol kesehatan dikenakan hukuman denda dan sanksi sosial. Untuk pelaku usaha sanksi administrasi hingga penutupan tempat usaha,” kata dia.

64 Wisatawan Reaktif Covid-19 Di Puncak

Tak hanya mengikuti aturan pemerintah, Pemkab Bogor juga memperketat pengawasan di sejumlah titik lokasi yang rawan penyebaran virus corona, salah satunya di kawasan Puncak dengan melakukan razia masker juga menggelar rapid test di kawasan tersebut selama libur panjang.

Rapid test dan swab test dilakukan setiap hari di tiga titik lokasi guna mencegah penularan Covid-19 yang berasal dari wisatawan luar Kabupaten Bogor. 

Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, rapid test di hari pertama menemukan 50 orang reaktif Covid-19 dari 918 wisatawan yang diperiksa. 

64 Wisatawan Reaktif Covid-19 Di Puncak

Kemudian, pada Jumat kemarin dari 177 orang yang diperiksa, 2 wisatawan ditemukan reaktif.

Sementara itu pada Sabtu siang , dari 110 wisatawan yang menjalani rapid test, 12 orang di antaranya reaktif Covid-19. Sehingga total ada 64 wisatawan di Puncak yang ditemukan reaktif Covid-19 selama libur panjang akhir Oktober 2020.

“Meskipun ini baru skrinning awal, tapi setidaknya kita perlu mewaspadai. Dan untuk wisatawan juga alangkah baiknya diam di rumah saja,” tambah Irwan. 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *