6 Tips Mengatasi Sikap Boros, Auto Hemat!

  • Whatsapp
6 Tips Mengatasi Sikap Boros, Auto Hemat!
6 Tips Mengatasi Sikap Boros, Auto Hemat!

Garisatu.com – Pada era modern ini menghabiskan uang atau sikap boros menjadi hal yang umum bagi banyak orang. Orang menghabiskan uang dalam berbagai aspek, mulai dari teknologi, makanan, minuman, pakaian, gaya hidup, hobi, dan lain sebagainya. Apalagi ditambah dengan perkembangan teknologi, membuat kita bisa dengan mudah membeli suatu barang hanya dengan sekali klik saja dan barang akan diantarkan sampai depan rumah kita.

Namun, kemudahan dan juga adanya diskon diskon yang ditawarkan bisa membuat kita menjadi boros karena berbelanja diluar kendali atau berujung pada perilaku kecanduan (shopping addiction) yang tentunya berdampak buruk bagi kehidupan kita.

Bacaan Lainnya

Jika kamu sedang mengalaminya atau ingin mencari tips supaya bisa mengatasi sikap ‘boros’.

Mungkin beberapa tips di bawah ini bisa membantu kamu dalam mengatasinya.

1.         Bayar semua tagihan diawal

6 Tips Mengatasi Sikap Boros, Auto Hemat!

Seberapa besarpun penghasilan bulananmu dan seperti apapun perilaku belanjamu, usahakan untuk membyaar semua tagihan yang ada pada awal bulan.

Seperti contoh biaya sewa tempat tinggal, cicilan motor, listrik, air, internet, makanan, dan biaya biaya penting lainnya.

Mengatur pengeluaran makanan seringkali menjadi aspek yang sulit untuk dilakukan dengan benar.

Namun kamu bisa membeli makanan makanan yang tidak mudah busuk supaya tidak terbuang sia sia dan juga jika kamu membeli makanan diluar, buatlah budget untuk pengeluaran makanan.

2.         Membuat makanan sendiri

6 Tips Mengatasi Sikap Boros, Auto Hemat!

Sebagian orang mungkin akan terasa malas untuk membuat makanan sendiri, dengan berbagai alasan seperti, tidak bisa memasak.

Hanya saja selagi ada keinginan untuk menghemat dan niat, tentu saja tidak ada yang tidak bisa.

Membuat makanan sendiri terdengar saran yang umum namun poin ini benar benar bisa membantu kamu dalam mengatur keuangan.

Di sisi lain, kamu bisa berkreasi dan belajar membuat makanan makanan favoritmu sendiri.

3.         Tidak berutang

6 Tips Mengatasi Sikap Boros, Auto Hemat!

Salah satu kebiasaan yang menjadikan seseorangboros ialah kebiasaan berhutang.

Berhutang tidak hanya selalu meminjam uang kepada keluarga atau teman dekat, namun bisa berupa penggunaan kartu kredit atau alat pembayaran yang sejenis.

Memiliki kartu kredit memang bisa menjadi baik atau buruk bagi seseorang, tergantung pada pemakaiannya.

Jika kamu bijak dalam menggunakannya mungkin kartu kredit bisa memberikan manfaat positif.

Akan tetapi yang terjadi pada sebagian orang ialah kartu kredit membuat mereka menjadi lebih impulsive dalam berbelanja.

Jika kamu sedang mengemat, usahakan menghindari penggunaan kartu kredit.

6 Tips Mengatasi Sikap Boros, Auto Hemat!

4.         Mencatat pengeluaran

6 Tips Mengatasi Sikap Boros, Auto Hemat!

Juga tidak semua orang terbiasa dalam melakukan pencatatan atas keuangan mereka.

Tetapi ini ialah Langkah awal yang bisa kamu lakukan dalam program menghemat.

Buatlah perencanaan pengeluaran dan cobalah sebisa mungkin mematuhi perencanaan tersebut.

Jika pada satu waktu ada tendensi untuk menghabiskan uang yang tersisa setelah semua kebutuhan terpenuhi, cobalah membuat catatan tentang apa saja yang membuatmu boros.

Jika uang tersebut “lari” untuk hal-hal yang tidak esensial, seperti pakaian, sepatu atau aksesoris, barang elektronik, dan sebagainya, maka buatlah batasan.

Cobalah menetapkan berapa jumlah maksimal yang bisa kamu habiskan untuk pengeluaran non-esensial tersebut.

Jika kamu baru menyadari bahwa selama ini sudah membeli begitu banyak barang non-esensial, tak masalah untuk menjualnya atau bahkan mendonasikannya.

5.         Jangan mudah tergiur diskon

6 Tips Mengatasi Sikap Boros, Auto Hemat!

Salah satu factor yang membuat orang menjadi boros ialah tergoda dengan diskon diskon yang ditawarkan.

Poin yang satu ini terbilang sulit untuk dihindari jika kamu sudah terbiasa menjadi orang yang ‘boros’.

Tapi kamu bisa belajar untuk berfikir dua kali ketika kamu ingin membeli suatu barang, terutama barang diskon.

Apakah barang tersebut berguna ? Apakah barang tersebut dibutuhkan ? Apakah itu termasuk penawaran yang sangat amat baik ?

Jika jawabannya adalah tidak, atau mungkin kamu membutuhkan barang tersebut di masa depan, sebaiknya urungkan dahulu niatmu.

6.         Membuat catatan belanja

Sebelum pergi berbelanja, misalnya di awal bulan ketika baru menerima gaji, usahkan kamu membawa catatan belanja.

Dengan begitu, kamu cenderung akan memprioritaskan barang-barang yang penting saja dan lebih bisa terhindar dari perilaku belanja impulsif.

Menjadwalkan untuk berbelanja pada tanggal-tanggal tertentu juga bisa menghindari godaan untuk memboroskan uang di waktu-waktu lainnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *