6 Perbedaan Ramen Dan Ramyeon

  • Whatsapp
6 Perbedaan Ramen Dan Ramyeon
6 Perbedaan Ramen Dan Ramyeon

Garisatu.com – Tentu saja kamu sudah tidak asing lagi dengan menu ramen atau ramyeon jika berkunjung ke restoran Korea maupun Jepang. Banyak yang mengira jika keduanya ialah makanan yang sama, tapi ternyata mereka berbeda lho. Karena dari negara asal saja, mereka sudah berbeda. Ramen (拉麺;ラーメン) adalah masakan mi kuah Jepang yang berasal dari China. Orang Jepang juga menyebut ramen sebagai chuka soba (中華そば soba dari Tiongkok) atau shina soba (支那そば) karena soba atau o-soba dalam bahasa Jepang sering juga berarti mi. Sedangkan ramyun, berasal dari Korea Selatan. Mungkin kamu sering melihat ramyun di berbagai drama Korea.

Selain negara asal, perbedaan kedua menu tersebut juga jelas berbeda baik dari segi komposisi, bahkan penyajiannya. Berikut ini penjelasannya.

Bacaan Lainnya

1.         Bahan alami dan instan

6 Perbedaan Ramen Dan Ramyeon

Salah satu dari kedua mie ini termasuk sebagai mie yang menggunakan bahan alami, dan yang lainnya menggunakan bahan instan.

Seperti contoh, ramen merupakan menu mie yang diolah secara alami dengan menggunakan mie mentah dan bahan-bahan lainnya yang dibuat manual.

Sementara, ramyun merupakan menu mie instan yang biasa dijual dalam kemasan sehingga memang melewati proses pengolahan yang tidak alami.

2.         Cita rasa

6 Perbedaan Ramen Dan Ramyeon

Selain bahan penggunaan, cita rasa keduanya juga jauh berbeda. Ramen memiliki cita rasa yang lebih original dan sangat kaya akan rempah.

Hal ini didukung karena memang ramen menggunakan bahan bahan alami.

Sedangkan, ramyun lebih cenderung memiliki rasa pedas dengan asam yang kuat.

Tak heran bila memang ramyun banyak dikonsumsi untuk mereka yang menyukai olahan pedas.

3.         Bahan pembutan kuah

6 Perbedaan Ramen Dan Ramyeon

Hal yang paling dinantikan dalam pengolahan mie ialah kuahnya. Kuah bisa membuat semangkuk mie terasa lebih lezat dan nikmat.

Menyeruput kuah mie dari mangkuknya langsung memang memberikan sensasi rasa tersendiri.

Maka tidak heran bila kemudian keduanya memiliki cita rasa kuah yang berbeda karena memang disebabkan dari bahan-bahan yang digunakan.

Ramen menggunakan kaldu daging, ayam, atau seafood sebagai bahan pembuatan untuk kuah kaldunya.

Sementara, ramyun terbuat dari bumbu-bumbu yang telah diproses sebelumnya layaknya bumbu mi instan pada umumnya yang tinggal diseduh dengan air panas.

4.         Penyajian topping

6 Perbedaan Ramen Dan Ramyeon

Menyantap mie rasanya tidak lengkap tanpa tambahan topping diatasnya. Begitupun saat menyantap menu ramen atau pun ramyun.

Penambahan topping secara langsung bertujuan supaya mie semakin lezat rasanya.

Secara umum, kedua menu makanan ini menggunakan jenis topping yang sama, seperti telur, daging, dan sayuran.

Namun, perbedaannya terletak pada tata cara penyajiannya.

Ramen biasanya disajikan di atas mangkuk yang telah diberi tambahan daging, sayuran, telur rebus, dan nori.

Sementara, ramyeon lebih umum disajikan di pancinya langsung bersama dengan daging, sayuran, dan telur yang dimasak bersama dengan mie.

Orang Korea juga tidak jarang menambahkan topping topokki, odeng, atau bahkan ayam goreng ke atas ramyun mereka dan dimakan bersama dengan kimchi khas Korea.

6 Perbedaan Ramen Dan Ramyeon

5.         Varian rasa

6 Perbedaan Ramen Dan Ramyeon

Beberapa jenis menu mie memang ada yang memiliki beragam varian rasa, termasuk ramen.

Menu mie khas Jepang ini termasuk salah satu yang memiliki aneka varian sehingga kamu bisa memperoleh banyak pilihan.

Ada lima jenis utama ramen Jepang. Di antaranya adalah shoyu yang merupakan kuah dengan bahan dasar kecap.

Miso, dengan bahan dasar pasta kedelai. Kemudian ada shio, kuah dengan bahan dasar garam.

Lalu ada Tonkotsu, kuah ramen dengan bahan dasar rebusan tulang babi. Dan terakhir adalah ramen kari.

Sementara, ramyeon biasanya hanya terdapat satu varian rasa saja. Namun ramyeon biasanya memiliki tingkatan kepedasan yang bisa menjadi tantangan tersendiri bagi kamu yang pecinta pedas.

Dan ramyeon Korea yang umum beredar di pasaran juga kini mulai banyak variasinya mulai dari rasa keju hingga carbonara.

6.         Harga

6 Perbedaan Ramen Dan Ramyeon

Dikarenakan ramen menggunakan bahan bahan alami,  membuat kita sulit untuk menemukan ramen dalam kemasan, meskipun ada produsen yang membuat ramen kemasan, namun harganya terbilang cukup mahal.

Jika kita memesan ramen di restoran Jepang pun cenderung lebih mahal dibandingkan dengan ramyeon yang lebih terjangkau harganya dan bisa ditemukan dengan mudah di supermarket.

Nah, itulah beberapa perbedaan antara ramen dan ramyeon yang harus kamu ketahui dan pahami.

Sekarang kamu sudah tahu perbedaannya dan jangan sampai salah menyebut lagi ya!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *