6 Hari Ditengah Laut, Nelayan Tua Berhasil Diselamatkan

  • Whatsapp
6 Hari Ditengah Laut, Nelayan Tua Berhasil Diselamatkan
6 Hari Ditengah Laut, Nelayan Tua Berhasil Diselamatkan

Garisatu.com – Hamade, seorang nelayan yang berusia 62 tahun warga Desa Hilir Muara, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kotabaru, Kalimantan Selatan ditemukan dalam kondisi lemas tak berdaya ditengah laut akibat karamnya perahu yang dinaikinya. 

Hamade berangkat melaut dari rumah di Desa Hilir Muara, pada Kamis (17/9/2020) pukul 16.00 Wita.

Bacaan Lainnya

6 Hari Ditengah Laut, Nelayan Tua Berhasil Diselamatkan

Ditengah Laut

Saat di perairan Tako Enceng sekitar 30 mil dari daratan Kotabaru, perahu korban mengalami kebocoran pada bagian belakang. Ia pun berusaha memperbaiki dengan turun menceburkan diri ke laut.

Belum sempat memperbaiki, perahu korban tenggelam. Perahunya tenggelam di Perairan Laut Taka Encing sekitar 30 mil dari daratan Kotabaru, sekitar pukul 19.30. 

6 Hari Ditengah Laut, Nelayan Tua Berhasil Diselamatkan

Beruntung ia bisa menggapai boks ikan yang terbuat dari gabus. Dan menggunakan boks ikan tersebut untuk menyelamatkan dirinya, hingga terombang-ambing selama 6 hari ditengah laut. Berada di tengah laut tanpa harapan, Hamade mengira akan mati di telan lautan lepas.

Namun, berubtung saat nelayan setempat yang sedang melintas menemukannya tepatnya di perairan Taka Bendera, Grogot, Kalimantan Timur, Kamis (24/9/2020) kemarin.

6 Hari Ditengah Laut, Nelayan Tua Berhasil Diselamatkan

Terdampar di tengah laut tanpa makan dan minum selama 6 hari, nelayan yang menemukannya pun langsung menyuruh rekan-rekannya untuk memberi Hamade makan.

“Naik dulu makan ini, makan,” kata Nelayan seperti yang terdengar dalam video dan dibagikan melalui media sosial Instagram @manaberita. 

Hamade sempat dibawa ke rumah kerabatnya yang berada di Kuala Samboja, Kabupaten Kutai Kertanegara, Provinsi Kalimantan Timur.

“Alhamdulillah baik-baik saja keadaan saya,” ujar Hamade kepada putranya.

6 Hari Ditengah Laut, Nelayan Tua Berhasil Diselamatkan

Kapolres Kotabaru AKBP Andi Adnan Syafruddin melalui Kasat Polair Iptu Koes Adi Dharma SSTPel, membenarkan adanya kejadian tersebut dan korban selamat. Kondisi korban sehat dan berada di tempat keluarganya di Kuala Sambong, Kaltim.

Karena tak memiliki uang untuk pulang ke rumah, Koes pun membantu ongkos biaya makan korban selama dalam perjalanan.

“Sudah kita bantu ongkosnya,” tandas Koes kepada banjarmasinpost.co.id, saat menemui anak korban di PPI Sungaiparing Kotabaru.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *