5 Resiko Yang Disebabkan Oleh Sinar Blue Light

  • Whatsapp
5 Resiko Yang Disebabkan Oleh Sinar Blue Light
5 Resiko Yang Disebabkan Oleh Sinar Blue Light

Garisatu.com – Rutinitas harian kini mengaharuskan sebagian dari kita untuk menatap layar ponsel terus menerus sepanjang hari bahkan malam. Didalam dunia kesehatan mata, ada istilah blue light yang merupakan sinar tampak dengan panjang gelombang pendek, sekitar 415 hingga 455 nm, dan tingkat energi yang tinggi. Sumber alami terbesar dari jenis sinar ini merupakan matahari.

Namun, selain dari matahari, blue light juga bisa berasal dari berbagai layar digital seperti layar ponsel, computer, televisi, dan peralatan elektronik lainnya untuk meningkatkan keterangan dan kejelasan layar.

Bacaan Lainnya

Beberapa jenis pencahayaan modern, seperti lampu LED (light-emitting diode) dan CFL (compact fluorescent lamps), juga mengemisikan sinar biru dalam level yang tinggi.

Karena terkandung pada sinar matahari, maka manusia akan sering terpapar sinar biru pada saat beraktivitas di luar ruangan ketika siang hari.

5 Resiko Yang Disebabkan Oleh Sinar Blue Light

Pada siang hari, sinar biru merupakan sinar yang bermanfaat dalam meningkatkan perhatian dan mood seseorang. Sinar biru dari matahari juga berperan dalam pengaturan siklus tidur alami seseorang, yang dikenal sebagai circadian rhythm.

Namun, sinar biru akan menjadi hal berbahaya bagi kesehatan seseorang ketika seseorang terlalu sering terkena paparan sinar biru yang berasal dari layar perangkat elektronik pada malam hari.

Apa saja risiko yang mungkin terjadi?

1.         Mengganggu ritme sirkadian

5 Resiko Yang Disebabkan Oleh Sinar Blue Light

Paparan sinar biru yang berlebihan pada malam hari bisa menyebabkan penurunan dalam produksi hormone melatonin, yakni hormone yang berfungsi mengatur siklus tidur seseorang.

Tubuh memproduksi hormone melatonin dalam jumlah yang sedikit pada siang hari secara normal, kemudian akan bertambah jumlahnya pada malam hari, beberapa jam sebelum tidur, hingga mencapai puncaknya pada tengah malam.

Jika terlalu banyak terpapar oleh sinar biru pada malam hari menyebabkan mundurnya jadwal tidur seseorang, bahkan hingga mereset jam tidur orang tersebut pada jangka waktu yang panjang.

2.         Menyebabkan kerusakan retina

5 Resiko Yang Disebabkan Oleh Sinar Blue Light

Seperti sinar tampak lainnya, sinar biru juga bisa masuk kedalam mata, tapi mata kita tidak memiliki proteksi yang cukup dari paparan sinar biru, baik yang berasal dari matahari maupun alat elektronik.

Sebuah studi dari universitas Harvard telah menyatakan bahwa sinar biru telah lama diidentifikasikan sebagai sinar yang paling berbahaya bagi retina.

Setelah menembus bagian luar mata, sinar biru akan mencapai hingga bagian terdalam mata yakni retina dan bisa menimbulkan efek jangka panjang berupa kerusakan retina.

Pada paparan sinar biru yang berlebih, risiko seseorang untuk terkena degenerasi makula, glaukoma, dan penyakit retina degeneratif.

3.         Menyebabkan kelelahan pada mata

5 Resiko Yang Disebabkan Oleh Sinar Blue Light

Seiring dengan perkembangan jaman, kita secara tidak langsung memang banyak menggunakan alat elektronik hampir setiap jam.

Kegiatan kegiatan ini menyebabkan suatu kondisi kelelahan mata yang dikenal sebagai digital eyestrain, suatu kondisi medis yang bisa mempengaruhi produktivitas seseorang.

Gejala dari digital eyestrain antara lain pandangan yang kabur, susah fokus, mata iritasi dan kering, sakit kepala, leher, hingga punggung. Selain jarak antara mata dengan layar dan durasi penggunaan, sinar biru yang diemisikan oleh layar juga berperan sebagai faktor kunci dari kelelahan mata ini.

Itu dia bahaya dari sinar biru yang tidak kita sadari selama ini. Menghilangkan kebiasaan bermain ponsel pada malam hari memang sulit untuk dilakukan.

5 Resiko Yang Disebabkan Oleh Sinar Blue Light

Akan tetapi demi menjaga mata tetap sehat dan terawat, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan, yakni sebagai berikut:

1.         Memanfaatkan fitur blue light filter pada ponsel

5 Resiko Yang Disebabkan Oleh Sinar Blue Light

Ponsel zaman sekarang sudah dilengkapi dengan fitur Blue Light Filter. Fitur ini mengubah warna layar yang tadinya kebiruan menjadi kekuningan sehingga lebih nyaman untuk mata.

Beberapa ponsel bahkan menambahkan fitur nyala otomatis sehingga Blue Light Filter ini akan menyala secara otomatis di waktu-waktu tertentu yang sudah ditentukan.

Gunakan fitur ini selama kamu menggunakan ponsel dalam jangka waktu yang lama, ya.

2.         Gunakan kacamata anti radiasi

5 Resiko Yang Disebabkan Oleh Sinar Blue Light

Kacamata anti radiasi dibuat untuk mampu menangkal sinar biru agar tidak menembus ke mata. Kacamata ini tersedia di pasaran berupa kacamata biasa yang memiliki lensa anti radiasi saja dan juga kacamata untuk gangguan penglihatan seperti plus, minus, dan silindris yang dilengkapi dengan lensa anti radiasi.

Sebaiknya kamu biasakan menggunakan kacamata anti radiasi setiap akan melihat gadget dalam jangka waktu yang lama, ya.

3.         Gunakan aplikasi pihak ketiga untuk mengahalu sinar biru dari layar laptop

5 Resiko Yang Disebabkan Oleh Sinar Blue Light

Jika fitur Blue Light Filter biasanya hanya terdapat pada ponsel, lalu bagaimana dengan laptop? Kamu bisa menggunakan software pihak ketiga untuk membantu menghalau sinar biru yang merugikan mata ini.

Untuk sistem operasi Windows, kamu bisa menginstall software seperti f.lux, Iris, dan Sunsetscreen. Beberapa software ini memiliki pengaturan yang semakin memudahkan kamu untuk mengatur penggunaan layar agar tidak menyakiti mata.

4.         Terapkan metode 20-20-20

5 Resiko Yang Disebabkan Oleh Sinar Blue Light

Ada aturan klasik yang dipercaya bisa membantu mengistirahatkan mata dari kelelahan akibat melihat layar gadget terlalu lama yang bisa digunakan juga untuk mengurangi paparan radiasi sinar biru.

Dengan menerapkan aturan 20-20-20, yaitu setiap 20 menit sekali melihat ke arah lain dengan jarak 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik.

Cara ini mampu mengistirahatkan mata termasuk dari radiasi sinar biru. Untuk jaraknya tidak harus tepat 20 kaki, yang penting kamu mengarahkan pandangan ke tempat yang jauh saja juga sudah cukup.

5.         Atur cahaya ruangan ditempat kamu sering menggunakan gadget

5 Resiko Yang Disebabkan Oleh Sinar Blue Light

Sinar biru ternyata tak hanya dipancarkan oleh gadget saja, lampu juga lho. Sehingga meskipun kamu sudah melakukan banyak cara untuk menghalau sinar biru dari gadget, kamu juga perlu memerhatikan cahaya ruangan di tempat kamu sering memainkan gadget.

Pilih lampu dengan cahaya yang hangat seperti lampu pijar atau LED kuning daripada lampu neon atau lampu LED putih agar bisa mengurangi paparan sinar biru dari luar gadget kamu.

Selain itu, kamu juga bisa menggunakan lilin untuk penerangan yang bebas dari sinar biru. Dengan lampu yang cenderung kurang terang ini, ada baiknya kamu juga mengurangi kecerahan layar dari gadget agar semakin nyaman di mata.

Sedangkan di siang hari, usahakan ruangan di tempat kamu bermain gadget disinari cahaya matahari langsung sehingga kamu gak perlu menghidupkan lampu lagi.

Itu dia sejumlah cara yang bisa kamu terapkan untuk mencegah bahaya radiasi sinar biru dari layar gadget-mu. Yuk, dicoba!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *