5 Perbedaan Teh Hijau Dan Teh Hitam, Mana Lebih Sehat?

5 Perbedaan Teh Hijau Dan Teh Hitam, Mana Lebih Sehat?

Garisatu.com – Mengingat banyaknya konsumen teh pada era ini, penting bagi kita untuk mengetahui mengetahui jenis-jenis teh, seperti teh hijau dan teh hitam, manakah yang lebih sehat dan baik untuk dikonsumsi. Sebab teh menjadi minuman yang disukai banyak orang dan bisa diminum oleh semua kalangan, serta cocok untuk diminum kapanpun.

Menariknya, ada begitu banyak jenis teh yang beredar dan masing masing memiliki rasa dan manfaat yang beragam juga. salah satunya ialah teh hijau dan teh hitam.

Bacaan Lainnya

Sebetulnya apakah ada perbedaan yang mencolok diantara kedua jenis teh ini bagi kesehatan?

Kedua teh ini sama-sama berasal dari daun tanaman Camellia sinensis. Perbedaan teh hijau dan teh hitam yang utama adalah proses pembuatannya.

Black tea diproses sedemikian rupa melalui fermentasi, sedangkan teh hijau hanya melalui satu kali proses penyaringan.

Karena perbedaan dalam pengolahannya, kandungan kedua teh ini pun berbeda.

Berikut penjelasan tentang perbedaan antara keduanya.

1.         Proses pembuatan keduanya dan warna

Baik black tea dan teh hijau berasal dari tanaman yang sama namun dengan cara pengolahan yang berbeda.

Black tea diolah dengan cara digiling terlebih dahulu sembari terpapar langsung dengan udara guna mengoptimalkan proses fermentasi.

Di tahap inilah komponen aktif theaflavin dihasilkan.

Sementara teh hijau justru tidak melalui proses fermentasi sehingga memiliki warna yang cenderung lebih terang.

2.         Kandungan didalamnya

Antara teh hitam dan teh hijau memiliki perbedaan dalam kandungannya tersendiri.

Teh hijau dikenal sebagai sumber antioksidan polifenol yang cukup kuat, khususnya epigallocatechin-3-gallate (EGCG).

Itulah mengapa teh hijau dipercaya memiliki segudang manfaat untuk menunjang kesehatan tubuh.

Manfaatnya mulai dari menghambat perkembangan sel kanker, mengurangi penumpukan plak beta-amyloid di otak pada orang dengan Alzheimer, memberi efek nyaman dan rileks bagi tubuh, hingga bertindak sebagai anti mikroba.

Teh hitam yang melalui proses fermentasi secara tidak langsung memiliki antioksidan yang lebih sedikit.

Namun kandungan antioksidan polifenol didalam teh hitam bernama theaflavin.

Senyawa ini terbentuk alami selama proses fermentasi berlangsung dan menyumbang sebanyak tiga sampai enam persen dari seluruh kandungan polifenol dalam teh hitam.

Manfaat yang diberikan oleh senyawa ini juga luar biasa, polifenol ini mampu menunjang produksi antioksidan alami didalam tubuh, melindungi sel lemak dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas, menurunkan kadar kolestrol dan gula darah tinggi, serta melindungi fungsi jantung dan pembluruh darah.

Akan tetapi jenis teh ini memiliki kandungan yang baik untuk pencernaan dan antibody.

5 Perbedaan Teh Hijau Dan Teh Hitam, Mana Lebih Sehat?

3.         Kadar kafein

Meskipun teh hitam bisa dikatakan memiliki kandungan yang baik untuk kesehatan tulang gigi dan tulang, namun kandungan kafeinnya pun cukup tinggi.

Teh hijau masih memiliki kadar protein yang berada dibawah teh hitam. Kamu bisa menyesuaikannya dengan mengonsumsi kafein versi kamu sendiri.

4.         Waktu terbaik dalam mengonsumsinya

Antara kedua teh ini, teh hitam dan teh hijau memiliki waktu terbaik yang berbeda beda untuk dikonsumsi.

Teh hitam lebih direkomendasikan untuk dikonsumsi pada saat waktu pagi hari supaya bisa menambah energi.

Sedangkan mengonsumsi teh hijau disarankan pada waktu sore atau malam hari.

5.         Cara penyeduhan yang berbeda

Kedua teh ini memiliki cara penyeduhan yang berbeda meskipun sama sama termasuk kategori teh.

Teh hitam akan lebih baik diseduh dengan menggunakan air hangat, lalu diamkan selama beberapa saat dan siap dikonsumsi.

Sementara teh hijau perlu diseduh langsung dengan menggunakan air panas sebelum didiamkan beberapa saat dan dikonsumsi.

Itu dia perbedaan antara teh hitam dan teh hijau, namun dibalik perbedaan itu, terdapat sejumlah manfaat yang sama seperti meningkatkan fungsi otak, melindungi jantung, hingga mendukung fungsi tulang dan gigi.

Dan setelah dilihat perbedaan dan manfaatnya, bisa dibilang kedua teh ini sama sama baik bagi tubuh. edikit perbedaannya hanyalah terletak pada jumlah antioksidan, kandungan kafein, dan asam amino L-theanine.

Kita bisa menyesuaikan sendiri dengan kebutuhan gizi atau kondisi kesehatan masing-masing.

Bila kamu punya penyakit GERD atau refluks asam lambung misalnya, teh hijau bisa jadi pilihan yang lebih baik karena kafeinnya lebih sedikit.

Pos terkait