5 Perbedaan Paru Paru Sehat Dan Perokok

  • Whatsapp
5 Perbedaan Paru Paru Sehat Dan Perokok
5 Perbedaan Paru Paru Sehat Dan Perokok

Garisatu.com – Merokok atau perokok merupakan salah satu ancaman terbesar bagi fungsi paru-paru. Merokok bisa merubah struktur dan fungsi paru paru, membuatnya sulit bernafas, hingga meningkatkan resiko berbagai kondisi medis. Paru paru merupakan bagian dari system pernafasan yang bertugas mengambil oksigen dari udara dan menghilangkan karbon dioksida.

Meskipun beberapa faktor selain merokok juga bisa mengganggu fungsi paru paru seperti penyakit genetik, infeksi, dan paparan lingkungan, namun merokok merupakan salah satu yang paling berbahaya.

Bacaan Lainnya
5 Perbedaan Paru Paru Sehat Dan Perokok

Merokok sudah terbukti bisa mengubah tampilan fisik paru paru. Dirangkum dari Medical News Today, berikut ini beberapa perubahan fisik yang umum terjadi pada paru paru perokok,

Ciri ciri paru paru sehat:

–           Berwarna pink

–           Ukuran normal

–           Tidak ada peradangan

–           Diagfragma berbentuk kubah

Ciri ciri paru paru perokok:

–           Berwarna keabu abuan atau hitam

–           Terjadi hiperinflasi (pengembangan berlebih) paru

–           Ditemukan bercak peradangan

–           Kehilangan otot diafragma

5 Perbedaan Paru Paru Sehat Dan Perokok

Tidak hanya dapat menyebabkan perubahan fisik, tetapi merokok juga mengubah fungsi paru-paru. Lamanya waktu yang dibutuhkan hingga perubahan berkembang bisa bervariasi, bergantung pada tubuh masing masing individu. Perubahan tersebut menyebabkan beberapa gejala yang mengganggu pernapasan normal.

Secara umum, perbedaan paru paru antara perokok dan tidak bisa disimak dibawah ini.

1.         Peningkatan produksi lendir

5 Perbedaan Paru Paru Sehat Dan Perokok

Merokok bisa menyebabkan paru paru menghasilkan lebih banyak lendir. Kondisi ini terjadi karena beberapa alasan. Namun, yang terutama terjadi karena merokok bisa merusak sel epitel yang melapisi jalan nafas.

Sel inflamasi kemudian berkembang karena kerusakan, dan kondisi ini bisa meningkatkan produksi sel goblet yang menyebabkan peningkatan lendir.

Meskipun konsistensi dan kuantitasnya bervariasi, paru-paru banyak perokok menghasilkan lendir kental dalam jumlah sedang hingga besar.

2.         Batuk

Seorang perokok cenderung sering mengalami batuk atau bahkan menderita batuk kronis. Seringkali paru paru perokok mengalami kerusakan pada silia.

Silia adalah rambut kecil pada saluran pernafasan yang betugas membantu menjaga kotoran serta zat pengiritasi lainnya keluar dari paru paru.

Kemudian, merokok merusak silia dengan melumpuhkan atau menghancurkannya, yang memungkinkan bahan iritan untuk masuk ke dalam saluran udara. Hal inilah yang bisa menyebabkan batuk jangka panjang.

5 Perbedaan Paru Paru Sehat Dan Perokok

3.         Tingkat oksigen rendah

5 Perbedaan Paru Paru Sehat Dan Perokok

Merokok bisa menyebabkan penebalan dari jaringan parut pada dinding kapiler di paru paru. Kapiler merupakan pembuluh darah kecil, yang memungkinkan oksigen melewati dan selanjutnya melakukan perjalanan ke jaringan didalam tubuh.

Kerusakan kapiler bisa mengganggu pertukaran udara yang tepat, yang kemudian mengakibatkan rendahnya kadar oksigen.

4.         Mengi

Paru paru seorang perokok cenderung mengalami lebih banyak peradangan dibandingkan dengan paru paru yang masih sehat.

Bahan kimia yang terkandung di dalam rokok bisa merusak jaringan pada paru paru yang menyebabkan peradangan.

Peradangan paru-paru kemudian bisa mempersempit saluran udara yang sering kali dapat menyebabkan dada sesak dan mengi.

5.         Sesak nafas

5 Perbedaan Paru Paru Sehat Dan Perokok

Kombinasi perubahan yang disebabkan oleh rokok di paru-paru dapat menyebabkan sesak napas. Beberapa dari perubahan ini, termasuk kerusakan pada sel-sel yang melapisi saluran udara, menghancurkan silia, dan peningkatan lendir, membuat sulit bernapas. Akibatnya, sesak napas dapat terjadi bahkan dengan aktivitas fisik yang ringan.

Merokok bisa mengubah kondisi paru paru karena, merangkum dari Health Line, asap rokok bisa mengandung lebih dari 7.000 bahan kimia.

Ini termasuk:

–           Nikotin

–           Amonia

–           Karbon monoksida

–           Asetaldehida

Sementara, beberapa bahan kimia di atas merupakan karsinogen yang artinya bisa menyebabkan kanker pada tubuh manusia.

Selain itu, bahan kimia tersebut pun bisa merusak paru-paru dengan cara lain, seperti menyebabkan jaringan parut atau peradangan serta merusak sel dan pembuluh darah.

Seiring berjalannya waktu, merokok dapat mengubah paru-paru sehingga menyebabkan gangguan pernapasan, seperti emfisema dan bronkitis kronis.

Selain merokok, paparan asap rokok (pada perokok pasif) secara ekstensif dapat mengubah paru-paru dan menyebabkan kondisi pernapasan tertentu.

Itu dia perbedaan antara paru paru seorang perokok dengan paru paru yang masih sehat. Dari sana kita bisa melihat kerugian merokok bagi diri kita sendiri maupun orang lain.

Merokok sudah terbukti bisa mengubah tampilan fisik paru paru. Dirangkum dari Medical News Today, berikut ini beberapa perubahan fisik yang umum terjadi pada paru paru perokok.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *