5 Perbedaan Biji Wijen Putih Dan Wijen Hitam

  • Whatsapp
5 Perbedaan Biji Wijen Putih Dan Wijen Hitam
5 Perbedaan Biji Wijen Putih Dan Wijen Hitam

Garisatu.com – Wijen merupakan jenis tanaman yang bijinya dapat diproses untuk menghasilkan minyak dan telah digunakan sejak jaman dahulu kala sebagai bahan tambahan dalam proses pembuatan makanan. Biji wijen termasuk salah satu pendukung utama anek industry meliputi industry makanan dan minyak makan yang memiliki kadar lemak jenuh yang rendah. sehingga cocok dikonsumsi bagi penderita kolesterol tinggi (Desai & Goyal, 1981).

Wijen sendiri merupakan tanaman tropis yang toleran terhadap kekeringan.

Bacaan Lainnya

Tanaman ini kemudian menghasilkan daun dan biji yang bis akita makan, disebut sebagai biji wijen.

Didalam biji wijen terkandung 35% – 65% minyak, gliserida (asam oleat, linoleat, laurat, palmitat, stearat, miristinat), sesamin, sesamolin, sesamol, lignans, pedaliin, planteose, sitokrom C, protein, prantosa, lipase, vitamin A, vitamin B1, vitamin E, anti oksidan, dan alanine atau ligning, serta tidak mengandung kolesterol (Schuster 1992).

Biji wijen mengandung vitamin E (Suhartatik et al,. 2018), sesamol (Fukuda et al., 2018), dan anti oksidan (Suddiyam dan Maneekhao 1997).

Selama ini, masyarakat Indonesia mungkin hanya mengenal wijen putih saja, namun di luar negeri terdapat 2 jenis wijen yakni wijen putih dan wijen hitam.

Kedua jenis wijen ini mempunyai kandungan protein yang sama dan kandungan senyawa kimia lainnya yang tidak jauh berbeda.

5 Perbedaan Biji Wijen Putih Dan Wijen Hitam

5 Perbedaan Biji Wijen Putih Dan Wijen Hitam

Hanya saja tetap terdapat beberapa perbedaan seperti yang dibawah ini.

Salah satu yang membedakan keduanya ialah kadar abu dan aromanya. Wijen hitam memiliki memiliki kadar abu yang lebih besar dibandingkan dengan wijen putih.

Selain itu, wijen hitam beraroma lebih tajam, sedangkan wijen putih memiliki aroma yang lebih wangi dan ringan.

Selain kadar abu dan aroma, perbedaan kedua terletak pada fungsinya. Umumnya wijen putih digunakan untuk memasak.

Rasa gurih dengan aroma wangi yang khas yang dimiliki wijen putih bisa membuat masakan menjadi lebih sedap.

5 Perbedaan Biji Wijen Putih Dan Wijen Hitam

Sedangkan wijen hitam lebih banyak digunakan dalam pembuatan kue, meskipun kini sudah ada beberapa jenis masakan yang juga memakai wijen hitam ini.

Wijen hitam memiliki beberapa manfaat diantaranya yakni mengurangi kerusakan otak yang disebabkan oleh kandungan racun didalam otak, serta membantu mengobati penyakit diabetes.

Karena dengan mengonsumsi wijen hitam bisa mengurangi gula darah lebih cepat dan bisa meningkatkan fungsi sel-beta pankreas.

Didalam wijen hitam juga terdapat khasiat antikonklusif yang bisa mengurangi frekuensi terjadinya epilepsi pada anak.

5 Perbedaan Biji Wijen Putih Dan Wijen Hitam

Selain itu, kandungan antioksidan didalam wijen hitam juga berkhasiat sebagai anti kanker.

Mengonsumsi wijen hitam secara terus menerus bisa memerangi bakteri mematikan MRSA (Methicillin-resistant Staphylococcus aureus), melindungi risiko serangan jantung dan menyehatkan seluruh isi jantung (bibitbunga.com, 2020).

Keunggulan berikutnya yang dimiliki oleh wijen hitam ialah bisa membantu menurunkan berat badan.

Hal ini berasal dari kandungan biji wijen hitam yang sangat kaya, yaitu asam lemak omega-6, kalsium, zat besi, lemak baik, magnesium, serat, dan fosfor, antosianin, dan flavanones.

5 Perbedaan Biji Wijen Putih Dan Wijen Hitam

Biji wijen hitam juga mengandung kalsium di dalamnya yang bermanfaat bagi kesehatan tulang maupun gigi.

Dengan mengonsumsi wijen hitam, kita sudah dapat mendapatkan manfaat dari kalsium di dalamnya.

Jumlah nutrisi dari wijen hitam ini bahkan lebih tinggi dari wijen putih. Wijen hitam jauh lebih banyak mengandung kalsium, magnesium, zat besi, dan mangan.

Siamping itu ada pula beberapa fungsi dari wijen hitam seperti:

1.         Membantu atasi sembelit

5 Perbedaan Biji Wijen Putih Dan Wijen Hitam

Biji wijen hitam dapat membantu menyembuhkan sembelit karena kandungan seratnya yang tinggi dan kandungan asam lemak tak jenuh.

Minyak tak jenuh dalam wijen bisa dapat melumasi usus, sementara serat dalam biji membantu pergerakan usus halus.

Biji wijen juga membantu membersihkan cacing di saluran usus dan meningkatkan proses pencernaan.

2.         Menyehatkan kulit dan rambut

Biji wijen juga mengandung banyak nutrisi yang dikenal untuk mendorong kesehatan rambut dan kulit.

Nutrisi ini seperti besi, seng, antioksidan, dan asam lemak. Antioksidan dalam wijen hitam juga dapat membantu regenerasi kulit dan mencegah penuaan dini.

3.         Bantu atasi kolestrol

Biji wijen terdiri dari 15% lemak jenuh, 41% lemak tak jenuh ganda, dan 39% lemak tak jenuh tunggal.

Lemak tak jenuh dikenal perannya untuk menurunkan kolesterol dan menurunkan risiko penyakit jantung.

Selain itu, wijen hitam juga lignan dan fitosterol yang juga memiliki efek menurunkan kolesterol.

4.         Bantu control tekanan darah

5 Perbedaan Biji Wijen Putih Dan Wijen Hitam

Dilansir dari Healthline, sebuah penelitian kecil pada 30 orang dewasa yang mengonsumsi kapsul 2,5 gram wijen hitam setiap hari selama 4 minggu secara signifikan menurunkan tekanan darah sistolik.

Selain itu, tinjauan sistematis penelitian tentang efek biji wijen pada tekanan darah menemukan bahwa lima dari tujuh studi klinis mengamati peningkatan signifikan dalam kontrol tekanan darah.

Biji wijen hitam kaya akan magnesium yang membantu mencegah hipertensi.

Lemak tak jenuh ganda dan senyawa sesamin yang terkandung dalam wijen juga diketahui dapat menjaga kadar tekanan darah.

5.         Anti penuaan

Wijen hitam dipercaya dalam pengobatan Tiongkok untuk membantu dalam menunda atau membalikkan, masalah terkait usia.

Biji wijen hitam kaya akan antioksidan, vitamin B dan zat besi. Kekurangan vitamin B atau zat besi bisa menyebabkan gejala penuaan seperti uban, kehilangan pendengaran dan kehilangan ingatan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *