4 WNI Positif COVID-19 Membaik Tanpa Infus dan Oksigen

  • Whatsapp
4 WNI Positif COVID-19 Membaik Tanpa Infus dan Oksigen

Garisatu.com – Sampai sekarang di seluruh dunia, belum ada obat yang dapat langsung menyembuhkan para korban virus corona COVID-19. Satu-satunya yang dapat diharapkan adalah imun tubuh sendiri. Maka itu, yang diperlukan adalah vitamin dan mineral yang cukup untuk menopang daya tahan tubuh para pasien.

Semua 4 WNI yang dinyatakan positif COVID-19 mengkonsumsi obat-obat pendukung. Kondisi pasien kasus 1 dan 2 terlihat sangat membaik, yang perlu ditunggu hanyalah hasil laboratorium untuk mengecek apakah mereka sudah sepenuhnya sembuh dan terbebas dari virus corona COVID-19 ini. Tenu yang diharapkan adalah kabar baik, yakni negatif COVID-19.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, pasien kasus 3 dan 4 pun hanya diberikan obat pendukung untuk menaikkan imun tubuh mereka. Karena belum kritis, mereka tidak diberikan oksigen maupun infus.

“Pasien 1 dan 2 tak panas lagi, tinggal menunggu hasil lab. Kalau dua kali negatif boleh pulang,” ucap Achmad Yurianto, Juru bicara penanganan virus corona di Indonesia dan juga Sekretaris Ditjen Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan, di Istana Negara, Minggu (18/3).

“Pasien 3 dan 4 sudah tak demam. Batuk masih. Pilek berkurang. Sudah enggak kelihatan letih lesu dan lemah. Mudah-mudahan akan jadi sembuh dan bisa dipulangkan,” lanjut Pak Achmad.

4 WNI Positif COVID-19 Membaik Tanpa Infus dan Oksigen
gambar ilustrasi

Beruntung bahwa kondisi para 4 pasien tersebut tidak kritis, malah stabil dan makin baik. Dengan begitu, mereka tidak perlu menggunakan alat-alat seperti infus, oksigen, maupun ventilator. Meski begitu mereka tetap dikarantina dalam ruangan isolasi agar tidak menularkan virus corona COVID-19 ke orang lain.

“Di RS tanpa alat bantu apapun. Tak gunakan oksigen dan infus. Semuanya masih mampu rawatan mandiri. Bisa ke kamar mandi sendiri. Dan aktivitas lain. 4 pasien kondisi baik,” ucap dia.

Sangat diharapkan agar mereka sembuh total dari wabah mematikan ini. Jika benar mereka dinyatakan negatif virus corona COVID-19, maka mereka sembuh berkat imun tubuh sendiri yang kuat sehingga virus dalam tubuhnya melemah, sama seperti kurang lebih 55 ribu orang yang sembuh di seluruh dunia (data berdasarkan Organisasi Kesehatan Dunia, WHO).

“Meski begitu effort kami akan lebih keras lagi untuk memutus mata rantai penularan dari subkluster dari 4 pasien ini. Siapa saja yang kontak dekat dengan mereka masih terus ditelusuri,” tambah dia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *