4 Perbedaan Daging Bebek Dan Ayam, Mana Yang Lebih Sehat?

  • Whatsapp
4 Perbedaan Daging Bebek Dan Ayam, Mana Yang Lebih Sehat?
4 Perbedaan Daging Bebek Dan Ayam, Mana Yang Lebih Sehat?

Garisatu.com – Daging ayam dan daging bebek menjadi menu yang cukup sering kita jumpai dalam makanan sehari hari. Daging yang menjadi sumber protein ini banyak digemari karena rasanya yang enak dan juga cara mengolahnya yang cukup mudah, terutama ayam.

Namun terkadang kita kerap susah membedakan antara daging ayam maupun bebek baik yang mentah maupun yang sudah matang dikarenakan perawakannya yang hampir serupa ini.

Bacaan Lainnya

Hal ini menjadi persoalan ketika kita menyantap daging direstoran atau tempat makan lainnya jika kita tidak bisa membedakan mana bebek dan ayam.

Karena keduanya memiliki cita rasa yang berbeda sehingga tidak semua orang menyukai ayam, dan sebaliknya.

Untuk menambah wawasan kita mengenai daging ayam maupun bebek, kami akan membahas lebih merinci lagi terkait kedua daging tersebut. Simak penjelasannya dibawah ini.

            1.         Berbeda dari aroma dan cita rasanya

4 Perbedaan Daging Bebek Dan Ayam, Mana Yang Lebih Sehat?

Ketika kamu ingin membeli daging di pasar, baik daging ayam maupun bebek terlihat sama. Namun kamu bisa mengetahui perbedaannya dari aromanya.

Bebek memiliki aroma yang cenderung amis seperti seafood, sedangkan daging ayam cenderung tidak berbau.

Dan jika dagingnya sudah dimasak dan diolah dengan benar, bau tersebut akan hilang. Sedangkan jika berbicara soal rasa, rasa bebek cenderung lebih gurih karena bebek memiliki kadar lemak yang lebih banyak dibandingkan dengan daging ayam.

Sedangkan rasa dari daging ayam bergantung pada bagaimana cara kamu mengolahnya. Hal ini berlaku bagi ayam kampung maupun ayam negeri.

            2.         Dari segi penampilannya

4 Perbedaan Daging Bebek Dan Ayam, Mana Yang Lebih Sehat?

Jika kondisi daging masih dalam keadaan mengah, kamu bisa melihat dengan cukup jelas perbedaan tampilan kedua daging ini.

Bebek cenderung memiliki daging yang lebih kurus atau lebih kecil, jika kamu sandingkan dengan daging ayam, maka akan terlihat perbedaannya.

Namun yang cenderung susah untuk dibedakan ialah bebek dengan daging ayam kampung, karena keduanya berukuran serupa, ramping, dan kecil. Jika seperti ini, maka cara paling mudah untuk membedakannya ialah melihat melalui bagian kulitnya.

Bebek memiliki kulit yang cenderung lebih berminyak dibandingkan kulit ayam kampung.

Itulah sebabnya jika daging digoreng kering, kulit bebek akan terasa jauh lebih krispy karena mengandung lemak yang cukup banyak, berbeda dengan daging ayam kampung yang kulitnya terasa lebih halus.

4 Perbedaan Daging Bebek Dan Ayam, Mana Yang Lebih Sehat?           

3.         Tentu saja kandungan gizi yang tidak sama

4 Perbedaan Daging Bebek Dan Ayam, Mana Yang Lebih Sehat?

Baik bebek maupun daging ayam bisa memenuhi kebutuhan nutrisi harian kamu, mulai dari mengandung zat besi, fosfor, dan vitamin. Maka dari itu, kita selalu dianjurkan untuk mengonsumsi dua jenis protein ini.

Dalam satu ons daging ayam segar terdapat kalori sebanyak 172 kalori. Dan kadar lemaknya pun tidak terlalu tinggi, yakni hanya sekitar 9 gram saja. Sedangkan, lemak jenuh salam satu porsi daging ayam hanya mencapai 2,7 gram saja.

Sementara itu, daging bebek lebih memiliki kadar kalori yang lebih tinggi, yakni sekitar 211 kkal. Begitu pula dengan kandungan lemaknya, yakni mencapai 15 gram.

Selain itu, lemak jenuh dalam satu porsi daging bebek bisa mencapai 5 gram.

Kolesterol dalam daging bebek adalah 80 mg, sedangkan dalam daging ayam mengandung kolesterol sebesar 64 mg.

Dengan begitu, daging bebek bisa menimbulkan kolesterol jika dikonsumsi terlalu banyak. Namun, mineral pada daging bebek bisa memenuhi sekitar 50 persen kebutuhan zat besi harianmu, lho.

Ini berarti tidak selamanya daging bebek itu tidak baik.

4 Perbedaan Daging Bebek Dan Ayam, Mana Yang Lebih Sehat?

Kemudian jumlah protein dalam daging ayam dan bebek tidak berbeda jauh nilainya. Protein daging bebek sekitar 20 gram, sedangkan pada ayam 22 gram per porsi.

Daging bebek memiliki kandungan zat besi yang cukup tinggi, hingga mampu memenuhi sekitar 50% kebutuhan harian zat besi dalam tubuh orang dewasa. 

Adapun daging ayam hanya memenuhi sekitar 9% dari kebutuhan harian orang dewasa.

Zat besi sendiri diperlukan untuk pembentukan hemoglobin dan regenerasi sel darah merah. Itu sebabnya, daging bebek cocok untuk dikonsumsi oleh Moms yang anemia sebagai tambahan asupan zat besi.

Daging bebek juga mengandung fosfor yang diperlukan oleh tubuh untuk membantu pembentukan sel tulang dan gigi.

Satu porsi daging bebek mampu memenuhi hingga 36% kebutuhan harian tubuh akan fosfor, sedangkan daging ayam hanya memenuhi hingga 25% kebutuhan fosfor harian.

Vitamin yang banyak terdapat pada daging ayam maupun daging bebek adalah vitamin B.

Vitamin B sendiri berfungsi untuk mengubah karbohidrat dan nutrisi lain menjadi energi, serta berfungsi untuk mempertahankan kekebalan tubuh.

Vitamin B niacin pada daging ayam mampu memenuhi hingga 60% kebutuhan harian tubuh orang dewasa.

Adapun kandungan vitamin B niacin pada daging bebek hanya mampu mensuplai 22% kebutuhan orang dewasa.

Meski begitu, seperti dikutip dari livestrong, daging bebek unggul dalam hal kandungan vitamin C dan anti oksidan walau dalam jumlah sedikit. Sedangkan daging ayam hampir tidak mengandung vitamin C.

            4.         Tekstur kedua daging yang berbeda

4 Perbedaan Daging Bebek Dan Ayam, Mana Yang Lebih Sehat?

Setelah kedua daging ini diolah dengan baik, kamu bisa menemukan perbedaan dari teksturnya. Daging ayam memiliki daging yang lebih tebal dari daging bebek. Bahkan, lebih juicy dan cenderung tidak susah ketika dipotong.

Sedangkan, kapasitas daging bebek tidak sebanyak daging ayam. Jika salah mengolah, teksturnya bisa langsung berubah jadi seperti karet. Hal ini disebabkan karena daging bebek memiliki otot yang lebih kuat dan banyak.

Itulah beberapa perbedaan dari daging ayam dan bebek yang perlu kamu ketahui, biar gak salah beli. Mana yang paling kamu suka?

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *