11 Cara Membedakan Jeruk Mandarin dan Jeruk Ponkam

  • Whatsapp
11 Cara Membedakan Jeruk Mandarin dan Jeruk Ponkam
11 Cara Membedakan Jeruk Mandarin dan Jeruk Ponkam

Garisatu.com – Siapa yang tidak kenal dengan buah jeruk? Jeruk mandarin dan ponkam pasti sudah tau dong? Buah yang memiliki cita rasa sedikit asam menyegarkan ini banyak kita jumpai di pasaran dan juga sering di konsumsi dalam kehidupan sehari hari. Tahukah kamu bahwa jeruk pertama di dunia didalam catatan sejarah ditemukan di daratan Papua dan New Guinea sekitar 30 ribu sebelum masehi lho. Kemudian buah ini baru tersebar ke berbagai negara hingga saat ini negara China dan Jepang dikenal sebagai produsen jeruk terbesar di dunia.

Jeruk juga memiliki banyak jenis. Berbeda jenis juga tentu memiliki cita rasa masing masing. Supaya kamu tidak salah membeli jeruk kesukaan kamu, yuk simak dulu apa saja perbedaan jeruk jeruk yang ada di pasaran.

Bacaan Lainnya

1.         Jeruk mandarin

11 Cara Membedakan Jeruk Mandarin dan Jeruk Ponkam

Jeruk mandarin termasuk jeruk yang wajib ada pada saat perayaan Imlek. Jeruk mandarin terbilang memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan jeruk lainnya.

Jeruk ini memiliki ciri khas kulit yang longgar dan tidak menempel pada daging buahnya. Serta memiliki rasa yang manis dengan asam yang minimal. Meskipun bernama ‘mandarin’, rupanya jeruk ini berasal dari India lho.

2.         Jeruk tangerine

11 Cara Membedakan Jeruk Mandarin dan Jeruk Ponkam

Jeruk tangerine pertama kali di tanam di Palatka, Florida pada sekitar tahun 1800an. Jeruk tangerine atau dikenal juga sebagai jeruk koprok di Indonesia mendapatkan namanya karena jenis jeruk ini diimpor dari kota Tangier di Maroko.

Banyak orang yang sering keliru dalam membedakan jeruk ini sebagai jeruk mandarin. Karena jeruk tangerine termasuk salah satu varietas dari jeruk mandarin.

Namun ukuran tangerine mungil, sehingga disebut sebagai ‘baby oranges’. Sama seperti jeruk mandarin, rasa jeruk ini cenderung manis.

Tidak sulit pula mengupas kulit buah jeruk ini karena tekstur kulitnya lembut dan tipis. Dan perbedaan jeruk mandarin dengan jeruk tangerine terletak pada warna kulitnya.

Tangerine memiliki warna kulit oranye tua mendekati merah sementara Mandarin oranye terang.

3.         Jeruk clementine

11 Cara Membedakan Jeruk Mandarin dan Jeruk Ponkam

Masih berasal dari varietas jeruk mandarin juga, jeruk clementine memiliki penampakan yang tidak jauh berbeda dari jeruk tangerine.

Namun dalam keluarga jeruk mandarin, jeruk clementine bisa dibilang sebagai jeruk yang memiliki ukuran paling kecil. Jeruk ini memiliki ciri kulit buah halus dan berwarna oranye gelap.

Salah satu keunggulan lain yang menjadi ciri khasnya adalah early maturity atau umur matang buah yang singkat jika dibandingkan dengan varian Mandarin lainnya. 

‘Kecil-kecil cabe rawit’ menjadi istilah yang tepat untuk menggambarkan jenis jeruk ini, karena biarpun kecil, clementine punya rasa yang sangat manis dan tidak memiliki biji.

4.         Jeruk satsuma

11 Cara Membedakan Jeruk Mandarin dan Jeruk Ponkam

Membaca namanya saja mungkin kalian sudah bisa menebak jenis jeruk ini berasal dari negeri sakura atau Jepang.

Memang benar, jeruk ini sudah tumbuh di Jepang sejak 700 tahun yang lain. Jeruk ini memiliki rasa yang manis, light, juicy, dan tidak memiliki biji.

Di antara keluarga jeruk mandarin lainnya, satsuma ini paling mudah dikupas, paling empuk, sehingga mudah rusak.

Sayangnya, jeruk satsuma sulit ditemukan di pasar segar. Kulitnya sering kali halus sampai agak kasar dengan bentuk bulat pipih sedang sampai kecil.

5.         Jeruk ponkam

11 Cara Membedakan Jeruk Mandarin dan Jeruk Ponkam

Jeruk ponkam juga termasuk varietas jeruk mandarin yang sering dijumpai di supermarket menjelang Imlek. Kemasannya cukup unik karena setiap jeruk dibungkus dengan plastic.

Bagian kulit ini sedikit puffy sehingga memudahkan kita dalam mengupasnya. Jeruk ini memiliki cita rasa yang sangat manis bahkan terkadang bisa manis berlebihan dengan tekstur berair yang menyegarkan.

6.         Jeruk navel

11 Cara Membedakan Jeruk Mandarin dan Jeruk Ponkam

Di Indonesia, kita mengenal jeruk navel dengan nama sunkist. Buah jeruk sunkist memiliki warna kuning oranye yang membalut buah seukuran bola kasti.

Ketika kulitnya dibuka, daging buahnya merakah dengan serat yang relatif besar berisi air. Buah jeruk sunkist menawarkan citarasa daging buahnya sangat manis dengan aroma yang menyegarkan.

Keistimewaan dari jeruk ini ialah tidak memiliki biji dan cara makannya ialah dengan dipotong, bukan dikupas seperti jeruk lain.

11 Cara Membedakan Jeruk Mandarin dan Jeruk Ponkam

7.         Jeruk darah

11 Cara Membedakan Jeruk Mandarin dan Jeruk Ponkam

Jeruk darah atau blood orange memang cukup membuat penasaran sebagian orang. Bisa ditebak dari namanya, bagian dalam jeruk ini tidak berwarna orange, melainkan merah seperti darah, dan terkadang ada yang berwarna maroon atau pink gelap.

Jeruk ini memiliki ukuran yang cenderung lebih kecil dibandingkan dengan jeruk lainnya. Dan kalian mungkin akan kesulitan ketika mengupasnya karena tekstur kulitnya yang cukup tebal.

Jenis jeruk ini cukup mudah dikenali karena ada tekstur bintik-bintik di permukaan kulitnya.

8.         Jeruk valencia

11 Cara Membedakan Jeruk Mandarin dan Jeruk Ponkam

Nama jeruk yang satu ini diambil dari salah satu nama kota di Spanyol, yakni kota Valencia. Jeruk ini biasanya berbuah pada bulan Juli hingga Oktober.

Meskipun jeruk ini memiliki banyak biji, banyak pula orang yang menggunakan jeruk valencia untuk di jus karena sangat kaya akan kandungan airnya.

Karena kulitnya yang cerah terasa segar untuk dinikmati di panasnya udara summer. Rasa asam dan manisnya juga cukup seimbang dan terasa pas di lidah.

9.         Jeruk seville

11 Cara Membedakan Jeruk Mandarin dan Jeruk Ponkam

Jeruk ini memiliki diameter sekitar 7 sampai 8 cm, hanya saja jeruk ini jauh dari kata manis, tepatnya memiliki citarasa asam, tajam, dan sedikit pahit.

Jika diperhatikan lebih jauh, kulit jeruk seville sangat tebal dan sedikit berminyak. Itulah yang menjadi alasan mengapa jeruk ini sering digunakan sebagai sumber minyak esensial.

Jeruk seville biasanya digunakan dengan cara diperah atau untuk zest. Hampir tidak ada orang yang memakan jeruk ini mentah-mentah karena rasanya yang pahit.

Air jeruk seville ini biasanya dicampur untuk sirup, cocktail, vinaigrettes, aioli, saus, bumbu atau untuk finishing olahan daging atau ikan.

Sedangkan zest alias kulit jeruk ini dipakai sebagai perasa gula, garam, kuah, dan makanan yang dipanggang, seperti muffin, cake, dan roti.

10.       Jeruk Hamlin

11 Cara Membedakan Jeruk Mandarin dan Jeruk Ponkam

Manis dan berair, itulah karakter jeruk hamlin yang membuatnya banyak disukai orang-orang. Jeruk ini bisa diperas dan enak juga untuk langsung dimakan.

Pohon jeruk ini biasanya berbuah di bulan Oktober sampai Januari. Pohonnya juga memperindah pemandangan karena penampilannya seperti pohon cemara dengan daun hijau segar dan aroma jeruk saat sedang musim sangat memanjakan indera penciuman kita.

11.       Jeruk jari buddha

11 Cara Membedakan Jeruk Mandarin dan Jeruk Ponkam

Jeruk Jari Buddha atau Buddha’s Hand mungkin merupakan jenis jeruk paling aneh dan unik yang ada di dunia. Bentuk jeruknya tidak bulat, melainkan seperti jari tangan. Itulah kenapa jenis jeruk ini disebut jeruk jari Buddha.

Jeruk ini penampilannya seperti hiasan. Di bagian dalamnya tidak ada daging buah, tidak punya pulp, dan tidak berair. Yang bisa kita gunakan dari jeruk ini adalah kulitnya untuk dijadikan zest.

Parutan kulitnya bisa untuk olahan cake, salad dressing, minuman, atau bumbu marinasi.

Itu dia perbedaan jenis jenis jeruk yang ada di dunia. Sekarang kamu tidak salah dalam mengenali jeruk lagi!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *