#1 Salmon Atau Tuna? Mana Yang Lebih Baik?

  • Whatsapp
#1 Salmon Atau Tuna? Mana Yang Lebih Baik?
#1 Salmon Atau Tuna? Mana Yang Lebih Baik?

Garisatu.com – Sudah bukan menjadi rahasia lagi jika mengonsumsi ikan baik bagi kesehatan kita. Dikarenakan ikan memiliki kandungan protein yang cukup tinggi serta lemak dan nutrisi penting lainnya untuk memenuhi kenutuhan nutrisi harian kita. Untuk pilihan jenis ikan yang terkenal sehat dan memiliki banyak kandungan vitamin, biasanya akan mengarah pada ikan salmon dan ikan tuna.

Ikan salmon dan ikan tuna menjadi dua pilihan makanan laut populer yang biasa diolah. Keduanya menduduki posisi yang hampir setara, namun sebenarnya diantara ikan salmon dan ikan tuna, manakah yang lebih sehat? Untuk mengetahuinya, simak penjelasan dibawah ini.

Bacaan Lainnya

Menurut Healthline, ikan salmon dan ikan tuna memiliki tekstur dan warna yang berbeda dari ikan laut pada umumnya.

Biasanya ikan laut memiliki daging berwarna putih dengan tekstur yang halus dan rasa yang lembut, namun tidak dengan ikan salmon maupun tuna.

#1 Salmon Atau Tuna? Mana Yang Lebih Baik?

Kedua ikan ini memiliki warna yang gelap, tekstur yang tegas, dan rasa yang lebih kuat.

            1.         Tuna

#1 Salmon Atau Tuna? Mana Yang Lebih Baik?

Tuna termasuk ikan besar berotot dengan daging berwarna merah muda hingga merah tua. Hal ini bergantung oada varietas ikan tuna tersebut.

Warna daging yang tua berasal dari mipglobin, protein penyimpan oksigen yang di temukan di otot. Mioglobin bisa rusak dengan cepat jika dipanaskan.

Ini mengapa tuma yang dimasak atau tuna kalengan memiliki warna cenderung abu abu dibandingkan tuna mentah.

Varietas tuna yang paling populer ialah albacore atau tuna sirip panjang. Albacore memiliki daging yang berwarna lebih cerah dan memiliki cita rasa yang lebih lembut.

#1 Salmon Atau Tuna? Mana Yang Lebih Baik?

Sedangkan varietas umum lainnya yang sering dijumpai ialah tuna sirip kuning. Ukuran tuna ini lebih kecil dan memiliki warna merah tua.

Variestas ini sering digunakan untuk membuat sushi, meskipun bisa juga dibakar atau dipanggang. Tuna sirip kuning juga dikenal dengan nama Hawaii ahi.

Jika kamu membeli tuna kalengan, kemungkinan besar kamu akan mendapatkan satu atau kombinasi varietas sirip kuning, cakalang, atau tongol.

Karena tuna rendah lemak, biasanya dimasak hingga setengah matang pada suhu 52 derajat Celsius untuk mempertahankan kelembapannya. Tuna tidak boleh terlalu matang karena bisa menjadi sangat kering.

Meskipun demikian, Food and Drug Administration (FDA) merekomendasikan memasak semua makanan laut dengan suhu internal 63 derajat Celsius untuk mencegah penyakit bawaan makanan.

            2.         Salmon

#1 Salmon Atau Tuna? Mana Yang Lebih Baik?

Ikan salmon memiliki daging yang berwarna merah muda hingga oranye kemerahan. Ini merupakan hasil dari makanannya, yang terdiri dari krill dan krustasea kecil.

Salmon kaya akan karotenoid berwarna-warni, yakni astaxanthin.

Astaxanthin tahan panas, jadi tidak seperti tuna, warna ikan salmon akan tetap berwarna merah bahkan saat dimasak.

Varietas salmon liar yang umum termasuk coho, chinook, dan sockeye, semuanya hidup di Samudra Pasifik.

#1 Salmon Atau Tuna? Mana Yang Lebih Baik?

Jika Anda memilih salmon Atlantik, itu hampir selalu hasil dari budidaya.

Ada perbedaan rasa yang tidak kentara diantara tuna dan salmon. Namun, salmon secara umum digambarkan memiliki rasa yang lebih kuat, berminyak, atau amis dibandingkan tuna.

Salmon juga mengandung lebih banyak lemak daripada tuna, yang membuatnya tetap lembab bahkan setelah dimasak dengan suhu yang lebih tinggi. Jadi, salmon cocok untuk berbagai metode memasak.

1 Salmon Atau Tuna? Mana Yang Lebih Baik?

Perbandingan Nutrisi

#1 Salmon Atau Tuna? Mana Yang Lebih Baik?

Baik ikan salmon maupun ikan tuna sangat bergizi. Keduanya mengandung protein, berbagai macam vitamin, dan mineral. Daging tuna yang tidak berlemak disebabkan oleh jumlah protein yang lebih tinggi dan kandungan lemaknya yang lebih rendah.

Sedangkan tekstur salmon yang lembab dan rasa berminyak sebagian besar disebabkan oleh kandungan lemaknya.

Jika dibandingkan, salmon memiliki jumlah kalori yang lebih tinggi dibandingkan dengan tuna karena kandungan lemaknya lebih banyak.

Namun, jangan biarkan hal itu menghalangi kamu untuk menikmati salmon, karena banyak lemak yang berasal dari omega-3 yang sehat.

#1 Salmon Atau Tuna? Mana Yang Lebih Baik?

Selain itu, satu porsi salmon juga memberikan lebih banyak vitamin D dibandingkan dengan tuna.

Beberapa orang berjuang untuk mendapatkan cukup nutrisi ini karena tidak secara alami ada di sebagian besar makanan.

Di sisi lain, jika kamu mencari makanan yang tinggi protein, rendah kalori, dan rendah lemak, maka tuna menjadi pemenangnya.

Manfaat dan Kerugiannya

#1 Salmon Atau Tuna? Mana Yang Lebih Baik?

Salmon merupakan salah satu sumber makanan utama vitamin D, yang penting untuk penyerapan kalsium dan kesehatan tulang.

Vitamin D juga berperan penting dalam fungsi kekebalan dan kesehatan otak. Beberapa penelitian juga telah mengaitkan antara kadar rendah vitamin D dengan risiko yang lebih tinggi dari jenis kanker tertentu, penyakit jantung, multiple sclerosis, dan depresi.

Dibandingkan dengan tuna, salmon juga merupakan sumber lemak omega-3 yang signifikan.

Ini merupakan lemak esensial, yang artinya tubuh kamu tidak bisa membuatnya dan kamu harus mendapatkannya dari makanan.

#1 Salmon Atau Tuna? Mana Yang Lebih Baik?

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang dengan asupan omega-3 tinggi yang didapat dari ikan memiliki risiko penyakit jantung yang lebih rendah, kemungkinan karena lemak ini dapat menurunkan trigliserida dan meningkatkan kadar kolesterol HDL (baik).

Salah satu penelitian yang melibatkan 38 orang dewasa sehat menemukan bahwa kelompok yang makan ikan berlemak setiap hari selama 4 minggu mengalami peningkatan kadar kolesterol HDL (baik) dan penurunan kadar trigliserida. Sedangkan kelompok yang makan ikan atau daging tanpa lemak tidak mengalami perubahan kadar kolesterol.

Karena bukti-bukti tersebut, American Heart Association merekomendasikan makan makanan laut, dan terutama ikan berlemak, dua kali seminggu.

Tuna dan Merkuri

#1 Salmon Atau Tuna? Mana Yang Lebih Baik?

Terlepas dari kandungan nutrisinya yang banyak, hal penting yang harus diperhatikan dalam mengonsumsi ikan ialah kandungan merkurinya.

Merkuri memiliki dampak buruk bagi otak dan dapat menyebabkan masalah perkembangan pada anak-anak.

Ketika ikan yang lebih besar memakan ikan yang lebih kecil yang terkontaminasi dengan berbagai jumlah merkuri, unsur tersebut terakumulasi didalam daging mereka.

Secara umum, ini berarti bahwa ikan yang lebih besar seperti tuna mengandung lebih banyak merkuri dibandingkan ikan yang lebih kecil seperti salmon.

Badan Perlindungan Lingkungan AS (EPA) merekomendasikan bahwa kadar merkuri tidak melebihi 0,3 μg per gram berat basah.

Meskipun demikian, analisis terhadap 117 tuna ikan kuning dari 12 lokasi di seluruh dunia menemukan bahwa banyak sampel yang melebihi batas ini, beberapa sebanyak tujuh kali lipat.

#1 Salmon Atau Tuna? Mana Yang Lebih Baik?

Tuna tidak mengandung merkuri tinggi seperti beberapa ikan lain seperti hiu dan king mackerel.

Namun, FDA dan EPA menyarankan wanita hamil dan anak-anak untuk membatasi albacore, atau tuna putih kaleng. Maksimal hanya mengonsumsi satu porsi per minggu, dan tuna ringan menjadi dua porsi per minggu.

Pada dasarnya, baik ikan salmon maupun ikan tuna adalah pilihan yang sehat. Menambahkan salah satu – atau keduanya – ke dalam diet Anda dapat membantu Anda memenuhi rekomendasi American Heart Association untuk makan ikan laut dua kali per minggu.

Pilihan terbaik tergantung pada tujuan kesehatan Anda, dan tentu saja, selera pribadi Anda.

Jika Anda mencoba meningkatkan kolesterol dan melindungi jantung Anda, sebaiknya pilih salmon lebih sering karena kandungan asam lemak omega-3 di dalamnya, yang dapat bermanfaat bagi kesehatan jantung Anda.

Di sisi lain, jika Anda ingin menambah asupan protein tanpa menambahkan terlalu banyak kalori ke dalam makanan, tuna adalah pilihan yang bagus.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *