#1 Cara Membedakan Daging Sapi Segar Dan Tidak

  • Whatsapp
#1 Cara Membedakan Daging Sapi Segar Dan Tidak
#1 Cara Membedakan Daging Sapi Segar Dan Tidak

Garisatu.com – Daging sapi merupakan salah satu sumber makanan yang mengandung gizi tinggi. Kandungan protein didalam daging sapi bahkan termasuk yang paling tinggi jika dibandingkan dengan daging hewan ternak lainnya.

Dilansir dari buku Aneka Olahan Daging Sapi: Sehat, Bergizi, dan Lezat (2005) oleh Ir. Hj. Komariah, MSi dkk, kandungan protein dalam 100 gram daging sapi mencapai 18,8 gram.

Bacaan Lainnya

Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan kandungan protein pada daging kerbau yang mencapai 18,7 gram per 100 gram produk maupun daging ayam yang mencapai 18,2 gram per 100 gram produk, serta daging kambing yang mencapai 16,6 gram per 100 gram produk.

Adapun tubuh manusia membutuhkan protein untuk menunjang proses pertumbuhan, memperbaiki sel sel tubuh yang rusak, sebagai bahan pembentuk plasma kelenjar, hormon, dan enzim, serta sebagai cadangan energi jika karbohidrat sebagai sumber energi sudah utama tidak mencukupi.

#1 Cara Membedakan Daging Sapi Segar Dan Tidak

Protein hewani juga berfungsi menjaga keseimbangan asam dan basa darah. Daging sapi tidak hanya mengandung protein hewani, namun juga mengandung lemak yang juga bisa bermanfaat sebagai simpanan energi.

Namun demikian, daging dapi termasuk daging yang mudah ditumbuhi oleh bakteri atau jamur sehingga menyebabkan daging mudah busuk. Apabila kita mengonsumsi daging yang sudah busuk, maka akan sangat mungkin menimbulkan masalah bagi kesehatan.

Meskipun daging sudah melalui proses masak dengan suhu tinggi, tetap tidak dapat dipungkiri daging busuk akan menyebabkan keracunan makanan.

#1 Cara Membedakan Daging Sapi Segar Dan Tidak

Bakteri pada daging yang sudah busuk mungkin saja akan mati akibat panas yang dihasilkan ketika proses memasak. namun bakteri tersebut bisa saja telah meninggalkan racun pada daging yang tetap tidak dapat hilang meski dimasak.

Maka dari itu, penting bagi kita untuk mengetahui dan membedakan ciri ciri daging masih segar dan tidak sebagai upaya menjauhkan tubuh dari bahaya bahan makanan.

#1 Cara Membedakan Daging Sapi Segar Dan Tidak

Daging sapi yang masih segar dan sehat jika dilihat akan berwarna merah alami, yakni merah segar, sedangkan daging sapi muda segar akan berwarna merah muda, memiliki bau khas daging sapi, memiliki tekstur yang kenyal dan padat, dagingnya memiliki serat halus dan sedikit berlemak dengan lemak yang berwarna kuning, dan supaya lebih meyakinkan, terdapat cap rumah potong hewan (RPH) yang menunjukkan bahwa daging sapi berasal dari sapi yang sehat, layak potong, dan disembelih dengan cara yang benar.

Sementara itu, daging sapi yang sudah tidak segar atau jelek, bahkan mengarah pada kondisi busuk memiliki ciri ciri seperti daging berwarna kebiruan, memiliki bau busuk, lemak yang sudah melembek, daging berlendir, dihinggapi oleh lalat, dan tempat penjualannya pun cenderung tidak higenis.

Cara Membedakan Daging Sapi Segar Dan Tidak

Jika anda membeli daging sapi maupun daging kambing, penting untuk memastikan kesegaran daging. Dianjurkan juga untuk mencuci daging terlebih dahulu sebelum memasaknya atau kamu bisa menyimpannya didalam kulkas apabila belum akan dimasak langsung. Namun untuk daging yang ingin disimpan sebaiknya jangan dicuci terlebih dahulu.

Membahas tentang menyimpan daging, ada sejumlah anggapan bahwa menyimpan daging di dalam lemari es juga bisa membuat daging menjadi tidak segar atau bahkan busuk.

#1 Cara Membedakan Daging Sapi Segar Dan Tidak

Maka dari itu, tim Dapur Esensi juga memberikan beberapa cara untuk menyimpan daging sapi yang baik dan sehat untuk memperlambat atau mencegah kerusakan dan pembusukan pada daging, yang bisa mengurangi mutu atau kualitas daging.

Pengawetan daging sapi ini bisa dilakukan dengan metode pendinginan maupun pembekuan. Caranya adalah, sebelum daging disimpan di dalam lemari es, daging sebaiknya dibungkus dengan plastik terlebih dahulu agar permukannya tidak “kering”.

#1 Cara Membedakan Daging Sapi Segar Dan Tidak

Pendinginan dilakukan segera setelah hewan disembelih. Daging kemudian disimpan dalam ruang bersuhu di bawah 2 derajat Celsius. Dengan metode pendinginan ini, daging akan tahan selama 6 hari.

Sedangkan apabila daging disimpan dalam suhu di bawah minus 20 derajat Celsius, maka daging akan tahan selama lebih dari 6 hari.

Jika sudah melakukan pengawetan daging, tidak ada salahnya untuk memberikan catatan tanggal supaya kita tidak lupa kapan terakhir kita mengawetkan daging tersebut.

Dengan adanya catatan tanggal ini juga membuat kita lebih mudah dalam membedakan mana daging yang baru dibeli dan yang lama.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *